Bangun Komunikasi Cinta Keluarga melalui Momen Kreatif
Kamis, 21 Mei 2020 - 19:31 WIB
Anak-anak pun senang karena lebih sering bertemu orangtuanya. Namun euphoria itu tidak berlangsung lama. Hanya sekitar dua atau tiga pekan saja efek bulan madunya dirasakan, setelahnya mulai muncul masalah-masalah yang dipicu rasa bosan, kebingungan dan frustrasi. Suasana di rumah mulai berbeda. Orang tua mulai sibuk dengan urusan pekerjaan, anak-anak pun mulai disibukkan dengan kegiatan belajar dan PR dari guru yang semakin bertambah.
Komunikasi antar anggota keluarga yang awalnya terjalin dekat, mulai berubah. Kembali pada kebiasan lama, berupa tanya-jawab mengenai kegiatan rutin yang dilakukan, seperti, “PR sudah dikerjakan belum?” atau mungkin mulai muncul konflik antara kakak dan adik terkait pilihan program televisi, misalnya. Jika memang situasi ini mulai muncul dan dirasa mempengaruhi kenyamanan komunikasi antar anggota keluarga, maka sebaiknya perlu disikapi dengan bijak dan dicari upaya untuk menyiasatinya.
Satu di antara kebiasaan yang dapat membantu mengakrabkan orangtua dan anak, yaitu makan bersama. Tidak hanya makan besar saja yang bisa dilakukan, memilih cemilan untuk dinikmati bersama juga dapat menjadi momen tersendiri dalam membangun kedekatan emosional dan psikologis antara orang tua dan anak. Satu pilihan cemilan bagi keluarga, yaitu Yupi Gummy, kudapan yang menyehatkan sekaligus menyenangkan (fun and healthy).
Bukan saja dinikmati sebagai cemilan, Yupi Gummy ini ternyata bisa juga lho dimanfaatkan untuk kegiatan keluarga yang fun, imajinatif dan kreatif selama #DiRumahAja. Ini menjadi menarik, tapi bagaimana caranya? Bisa nih dibuat hashtag #YupinessChallenge buat keluarga. Nah, berikut ini tantangannya:
1. Luangkan waktu sore hari bersama keluarga untuk rileks sambil menikmati cemilan yang disukai. Manfaatkan momen tersebut untuk menerapkan “15 minutes to share and talk” antara orang tua dan anak.
Komunikasi antar anggota keluarga yang awalnya terjalin dekat, mulai berubah. Kembali pada kebiasan lama, berupa tanya-jawab mengenai kegiatan rutin yang dilakukan, seperti, “PR sudah dikerjakan belum?” atau mungkin mulai muncul konflik antara kakak dan adik terkait pilihan program televisi, misalnya. Jika memang situasi ini mulai muncul dan dirasa mempengaruhi kenyamanan komunikasi antar anggota keluarga, maka sebaiknya perlu disikapi dengan bijak dan dicari upaya untuk menyiasatinya.
Satu di antara kebiasaan yang dapat membantu mengakrabkan orangtua dan anak, yaitu makan bersama. Tidak hanya makan besar saja yang bisa dilakukan, memilih cemilan untuk dinikmati bersama juga dapat menjadi momen tersendiri dalam membangun kedekatan emosional dan psikologis antara orang tua dan anak. Satu pilihan cemilan bagi keluarga, yaitu Yupi Gummy, kudapan yang menyehatkan sekaligus menyenangkan (fun and healthy).
Bukan saja dinikmati sebagai cemilan, Yupi Gummy ini ternyata bisa juga lho dimanfaatkan untuk kegiatan keluarga yang fun, imajinatif dan kreatif selama #DiRumahAja. Ini menjadi menarik, tapi bagaimana caranya? Bisa nih dibuat hashtag #YupinessChallenge buat keluarga. Nah, berikut ini tantangannya:
1. Luangkan waktu sore hari bersama keluarga untuk rileks sambil menikmati cemilan yang disukai. Manfaatkan momen tersebut untuk menerapkan “15 minutes to share and talk” antara orang tua dan anak.
Lihat Juga :