Aktivitas Fisik Bantu Turunkan Tekanan Darah
Selasa, 04 Mei 2021 - 03:36 WIB
Dokter Michael menjelaskan, bagi yang sudah memiliki riwayat hipertensi, tentu ada rambu-rambu tertentu untuk melakukan latihan fisik agar tetap aman. “Mereka yang menderita hipertensi disarankan untuk melakukan latihan fisik jenis aerobik, dengan intensitas ringan-sedang, misalnya berjalan kaki, bersepeda santai, atau berenang,” sebutnya.
Ia menambahkan, melakukan latihan fisik berat justru berbahaya bagi penderita hipertensi karena tekanan darah dan denyut jantung bisa tidak terkontrol, dan akibatnya fatal.
Baca Juga: Kemenkes Catat Lonjakan Kasus Covid-19, Naik 1,28% dalam Sepekan Terakhir
Dokter Michael menekankan pentingnya memonitor tekanan darah, denyut jantung, dan saturasi oksigen selama berolahraga.
“Tidak hanya dialami oleh orang tua, mereka yang berusia muda dan produktif pun bisa menderita hipertensi. Sementara itu, penanganan hipertensi tidak mudah, salah satunya karena rendahnya kepatuhan minum obat pasien sehingga pemantauan tekanan darah memegang peran penting,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melakukan latihan fisik berat justru berbahaya bagi penderita hipertensi karena tekanan darah dan denyut jantung bisa tidak terkontrol, dan akibatnya fatal.
Baca Juga: Kemenkes Catat Lonjakan Kasus Covid-19, Naik 1,28% dalam Sepekan Terakhir
Dokter Michael menekankan pentingnya memonitor tekanan darah, denyut jantung, dan saturasi oksigen selama berolahraga.
“Tidak hanya dialami oleh orang tua, mereka yang berusia muda dan produktif pun bisa menderita hipertensi. Sementara itu, penanganan hipertensi tidak mudah, salah satunya karena rendahnya kepatuhan minum obat pasien sehingga pemantauan tekanan darah memegang peran penting,” ungkapnya.
(tsa)
Lihat Juga :