Cegah Calon Buah Hati Idap Talasemia, Anda Sebaiknya Lakukan Ini sebelum Menikah
Kamis, 06 Mei 2021 - 08:08 WIB
Sebagai penyakit turunan, dr Maxi mengimbau masyarakat melakukan pencegahan melalui deteksi dini sebelum menikah. Hal itu menjadi penting untuk mencegah kelahiran bayi dengan talasemia. Sebab, penyandang talasemia harus melakukan beragam pengobatan. Mulai dari penambahan vitamin hingga transfusi darah secara rutin seumur hidup pada kasus talasemia mayor.
Baca Juga: Klaster Perkantoran Meningkat, Dokter Sarankan Tidak Bukber
Pada kasus talasemia yang parah, kemungkinan penyandang juga akan dianjurkan untuk melakukan transplantasi sumsum tulang. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan dengan melakukan skrining atau deteksi dini sebelum menikah.
“Melakukan skrining dan deteksi secara dini sebelum menikah penting untuk mencegah perkawinan antara pembawa sifat yang dapat meningkatkan kelahiran bayi dengan talasemia. Jadi, kalau dua-duanya ada pembawa sifat, suami istri itu, bisa lahir (anak dengan) talasemia mayor,” ujar dr Maxi.
Baca Juga: Klaster Perkantoran Meningkat, Dokter Sarankan Tidak Bukber
Pada kasus talasemia yang parah, kemungkinan penyandang juga akan dianjurkan untuk melakukan transplantasi sumsum tulang. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan dengan melakukan skrining atau deteksi dini sebelum menikah.
“Melakukan skrining dan deteksi secara dini sebelum menikah penting untuk mencegah perkawinan antara pembawa sifat yang dapat meningkatkan kelahiran bayi dengan talasemia. Jadi, kalau dua-duanya ada pembawa sifat, suami istri itu, bisa lahir (anak dengan) talasemia mayor,” ujar dr Maxi.
(tsa)
Lihat Juga :