Klaster Perkantoran Meningkat, Dokter Sarankan Tidak Bukber
Rabu, 05 Mei 2021 - 19:40 WIB
loading...
Klaster Perkantoran Meningkat, Dokter Sarankan Tidak Bukber. Foto/Yulianto.
A
A
A
JAKARTA - Klaster perkantoran semakin meningkat. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan buka puasa bersama atau bukber yang sudah menjadi tradisi saat Ramadhan . Padahal, kegiatan ini berisiko besar terjadinya paparan Covid-19 .
Melihat tingginya klaster perkantoran, Dokter Spesialis Paru dr Agus Dwi Putranto, SpP, menyarankan untuk semua karyawan atau pengelola perusahaan agar tidak mengadakan bukber di kantor.
"Bukber ataupun makan bersama itu berisiko tinggi terpapar Covid-19. Sebab, Anda dipastikan membuka masker, duduk berdekatan, dan akan ngobrol. Aktivitas tersebut memicu penyebaran virus jarak dekat," saran dr Agus dalam webinar kesehatan, Rabu (5/5).
Baca Juga : Jangan Sampai Dilewatkan, Ini Manfaat Sahur bagi Kesehatan Tubuh
Dengan alasan tersebut, dr Agus menegaskan bahwa tidak perlu mengadakan bukber di area perkantoran, ataupun di lokasi lain. Sebab, selama masa pandemi Covid-19 belum selesai, maka risiko akan tetap ada sekalipun Anda sudah divaksin Covid-19 .
Melihat tingginya klaster perkantoran, Dokter Spesialis Paru dr Agus Dwi Putranto, SpP, menyarankan untuk semua karyawan atau pengelola perusahaan agar tidak mengadakan bukber di kantor.
"Bukber ataupun makan bersama itu berisiko tinggi terpapar Covid-19. Sebab, Anda dipastikan membuka masker, duduk berdekatan, dan akan ngobrol. Aktivitas tersebut memicu penyebaran virus jarak dekat," saran dr Agus dalam webinar kesehatan, Rabu (5/5).
Baca Juga : Jangan Sampai Dilewatkan, Ini Manfaat Sahur bagi Kesehatan Tubuh
Dengan alasan tersebut, dr Agus menegaskan bahwa tidak perlu mengadakan bukber di area perkantoran, ataupun di lokasi lain. Sebab, selama masa pandemi Covid-19 belum selesai, maka risiko akan tetap ada sekalipun Anda sudah divaksin Covid-19 .
Lihat Juga :