Korban Pelecehan Seksual Kebanyakan Alami Tonic Immobility, Apa Itu?

Rabu, 09 Juni 2021 - 10:50 WIB
Lebih lanjut, dalam laporan studi berjudul 'Tonic Immobility during sexual assault - a common reaction predicting post-traumatic stress disorder and severe depression', dijelaskan di sana bahwa seseorang yang mendapat pelecehan seksual kebanyakan mengalami Tonic Immobility.

"Dari 298 perempuan yang diteliti, 70% dari mereka melaporkan mengalami Tonic Immobility dan 48% melaporkan mengalami Tonic Immobility yang sangat ekstrem saat dilecehkan," laporan studi yang diterbitkan di jurnal Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica (AOGS).

Baca juga: Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Gofar Hilman: Maaf pada Pihak yang Tak Nyaman Gue Rangkul

Dijelaskan di sana bahwa Tonic Immobility dikaitkan dengan perkembangan post-traumatic stress disorder (PTSD) dan depresi berat pada 6 bulan. "Selanjutnya, riwayat trauma sebelumnya dan riwayat pengobatan psikiatri dikaitkan dengan respon Toic Immobility," tambah laporan studi yang dipublikasi 2017.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!