Warisi Bumi, WHO Ingatkan Anak Muda Bahaya Polusi Udara
Jum'at, 18 Juni 2021 - 20:02 WIB
"Intinya semua negara akan memperhitungkan air pollution dalam membuat kebijakan kesehatan. Jadi tidak boleh ada prioritas lebih terhadap apapun, prioritas utama tetap kesehatan masyarakat," ucap Diah.
Menurutnya, polusi udara justru sangat melekat pada masalah kesehatan. Di WHO , polusi udara sudah dibuat dalam resolusi dan disepakati oleh negara-negara WHO untuk dipatuhi.
Sebab, kata dia, ancaman terhadap penyakit tidak menular, seperti kanker paru-paru, kanker kulit, dan masalah-masalah ISPA lain, itu berkaitan erat dengan polusi atau kondisi suatu udara di sebuah negara.
Baca juga: 2 Desainer Tanah Air Ciptakan Gaun Terispirasi dari Smartphone
"Kita harus bisa mengidentifikasi driver-driver yang membawa impact kesehatan publik. kalo ternyata dilihat ada kebijakan polusi udara yang kurang tepat, ya berarti kebijakannya harus diubah, diganti, dan diperbaiki," pungkasnya.
Menurutnya, polusi udara justru sangat melekat pada masalah kesehatan. Di WHO , polusi udara sudah dibuat dalam resolusi dan disepakati oleh negara-negara WHO untuk dipatuhi.
Sebab, kata dia, ancaman terhadap penyakit tidak menular, seperti kanker paru-paru, kanker kulit, dan masalah-masalah ISPA lain, itu berkaitan erat dengan polusi atau kondisi suatu udara di sebuah negara.
Baca juga: 2 Desainer Tanah Air Ciptakan Gaun Terispirasi dari Smartphone
"Kita harus bisa mengidentifikasi driver-driver yang membawa impact kesehatan publik. kalo ternyata dilihat ada kebijakan polusi udara yang kurang tepat, ya berarti kebijakannya harus diubah, diganti, dan diperbaiki," pungkasnya.
(nug)
Lihat Juga :