4 Self Personality yang Mesti Kamu Tahu untuk Kenali Diri Sendiri
Selasa, 22 Juni 2021 - 21:30 WIB
Baca Juga: Langkah-Langkah Sederhana untuk Menerima dan Mencintai Diri Sendiri
2. SELF ESTEEM
Foto:Pavel Danilyuk/Pexels
Self esteematau harga diri merupakan proses pembentukan diri saat seseorang menilai dirinya sendiri. Harga diri adalah cara seseorang dalam memandang, menghargai, dan mencintai dirinya sendiri. Proses ini akan memunculkan masalah yang berkaitan dengan individu itu sendiri.
Akan ada pertanyaan yang muncul seperti, "Apakah saya menarik?", "Apakah saya pintar?", "Apakah saya menyenangkan?". Pada proses ini maka seseorang akan mengevaluasi dirinya sendiri. Dengan tingkat harga diri yang baik, seseorang bisa lebih mencintai, menghargai, dan menerima diri mereka apa adanya, terlepas dari segala kekurangan yang dimiliki.
3. SOCIAL SELF
Foto:Monstera/Pexels
Pada komponen ini, seseorang akan berupaya memperjelas peranan dalam suatu hubungan dengan orang lain. Hubungan ini sangat menentukan di dalam pembentukan diri kita.
Akan muncul pertanyaan seperti, "Apa peran saya?", "Sebagai apa?". Kalau tidak jelas social self-nya, maka kewajiban dan hak hak seseorang menjadi kabur karena setiap peran punya tanggung jawabnya masing-masing.
Baca Juga: Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid
2. SELF ESTEEM
Foto:Pavel Danilyuk/Pexels
Self esteematau harga diri merupakan proses pembentukan diri saat seseorang menilai dirinya sendiri. Harga diri adalah cara seseorang dalam memandang, menghargai, dan mencintai dirinya sendiri. Proses ini akan memunculkan masalah yang berkaitan dengan individu itu sendiri.
Akan ada pertanyaan yang muncul seperti, "Apakah saya menarik?", "Apakah saya pintar?", "Apakah saya menyenangkan?". Pada proses ini maka seseorang akan mengevaluasi dirinya sendiri. Dengan tingkat harga diri yang baik, seseorang bisa lebih mencintai, menghargai, dan menerima diri mereka apa adanya, terlepas dari segala kekurangan yang dimiliki.
3. SOCIAL SELF
Foto:Monstera/Pexels
Pada komponen ini, seseorang akan berupaya memperjelas peranan dalam suatu hubungan dengan orang lain. Hubungan ini sangat menentukan di dalam pembentukan diri kita.
Akan muncul pertanyaan seperti, "Apa peran saya?", "Sebagai apa?". Kalau tidak jelas social self-nya, maka kewajiban dan hak hak seseorang menjadi kabur karena setiap peran punya tanggung jawabnya masing-masing.
Baca Juga: Bukan Introvert, Inilah Tanda-Tanda Gangguan Kepribadian Skizoid
Lihat Juga :