Pandemi Covid-19 Sebabkan Pandemi Otak, Apa dan Bagaimana Mengatasinya?

Jum'at, 09 Juli 2021 - 11:21 WIB
Mike Yasa, seorang peneliti dari Pusat Neurobiologi Universitas California menyatakan bahwa stress kronis yang muncul selama pandemi adalah gabungan dari adanya ancaman virus, disrupsi yang terjadi di banyak lini kehidupan, hingga rutinitas dan ritme kehidupan yang berubah-ubah.

Selain itu, keadaan manusia yang menjadi lebih terisolasi dari lingkungan sosial nya juga turut mempengaruhi bagian otak individu yang terkait dengan kontrol emosi seseorang seperti amigdala dan bagian otak lainnya.

Baca Juga : Wajib Tahu, Hanya Remdesivir dan Favipiravir yang Disetujui Sebagai Obat Darurat Covid-19

"Kami telah melihat perubahan volume di daerah temporal, frontal, oksipital dan subkortikal otak, amigdala, dan hipokampus pada orang yang terisolasi secara sosial", ujar Barbara Sahakian, seorang Profesor saraf & psikologi klinis dari Cambridge University.

Terlepas dari situasi yang mengkhawatirkan tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa manusia dapat mengatasi 'pandemi otak' dengan melakukan beberapa aktivitas berikut ini :

1. Olahraga

Tidak hanya berfungsi untuk menjaga serta meningkatkan imunitas tubuh saja, olahraga ternyata berfungsi untuk melatih serta meningkatkan kinerja otak. Selain itu, olahraga dinilai mampu memulihkan kondisi otak seseorang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!