Mengatasi Masalah Kulit saat Isoman, Lakukan Cara Ini!
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:20 WIB
Di sisi lain, rasa khawatir dan cemas yang tak terhindarkan oleh penderita COVID-19 mampu memicu timbulnya perasaan stres yang akan direspons tubuh dengan produksi hormon kortisol dan androgen berlebih. Perpaduan kedua hormon yang bekerja lebih aktif tersebut mampu meningkatkan aktivitas kelenjar minyak serta inflamasi pada kulit wajah, sehingga muncullah komedo dan jerawat.
Selain itu, stres juga dapat memberikan efek negatif lain pada kulit, seperti gangguan regenerasi kulit menyebabkan kulit kusam, gangguan permeabilitas kulit sehingga kulit menjadi kering, gangguan imunitas kulit yang mengakibatkan kulit mudah mengalami peradangan, serta memperlambat kesembuhan dan kambuhnya penyakit kronis kulit pada seseorang yang menjalani isoman seperti dermatitis seboroik, dermatitis atopik, psoriasis, dan neurodermatitis.
"Stres juga mampu mempercepat proses penuaan kulit," imbuh Novi.
Baca Juga: 4 Potret Ganteng Jonatan Christie yang Tembus 16 Besar Usai Kalahkan Wakil Singapura
Untuk mengatasi permasalahan kulit tersebut, mandi, mengonsumsi makanan bergizi hingga menerapkan basic skincare menjadi cara untuk perawatan minimal kulit pasien. Menurut Novi, hal minimal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit adalah tetap mandi dua kali sehari, minum 2-3 liter air putih, olahraga ringan hingga sedang, tidur minimal 8 jam di malam hari, serta menggunakan pelembab minimal tiga kali sehari, utamanya di area tangan yang sering kering akibat mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.
Novi menambahkan, menjaga nutrisi tubuh juga penting dilakukan. Jadi upayakan untuk makan makanan bergizi seperti sayur dan buah, serta lengkapi dengan konsumsi vitamin C, B, D, E dan zinc.
Selain itu, stres juga dapat memberikan efek negatif lain pada kulit, seperti gangguan regenerasi kulit menyebabkan kulit kusam, gangguan permeabilitas kulit sehingga kulit menjadi kering, gangguan imunitas kulit yang mengakibatkan kulit mudah mengalami peradangan, serta memperlambat kesembuhan dan kambuhnya penyakit kronis kulit pada seseorang yang menjalani isoman seperti dermatitis seboroik, dermatitis atopik, psoriasis, dan neurodermatitis.
"Stres juga mampu mempercepat proses penuaan kulit," imbuh Novi.
Baca Juga: 4 Potret Ganteng Jonatan Christie yang Tembus 16 Besar Usai Kalahkan Wakil Singapura
Untuk mengatasi permasalahan kulit tersebut, mandi, mengonsumsi makanan bergizi hingga menerapkan basic skincare menjadi cara untuk perawatan minimal kulit pasien. Menurut Novi, hal minimal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit adalah tetap mandi dua kali sehari, minum 2-3 liter air putih, olahraga ringan hingga sedang, tidur minimal 8 jam di malam hari, serta menggunakan pelembab minimal tiga kali sehari, utamanya di area tangan yang sering kering akibat mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.
Novi menambahkan, menjaga nutrisi tubuh juga penting dilakukan. Jadi upayakan untuk makan makanan bergizi seperti sayur dan buah, serta lengkapi dengan konsumsi vitamin C, B, D, E dan zinc.
Lihat Juga :