Ini Terapi yang Bisa Dilakukan untuk Sembuhkan Kanker Nasofaring
Minggu, 01 Agustus 2021 - 05:16 WIB
Spesialis Radioterapi dari FKUI/RSCM, Prof. Dr. Soehartati Gondhowiardjo menjelaskan, terapi utama kanker nasofaring pada anak adalah pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi.
Pengobatan di luar tiga modalitas tersebut, terlebih nonmedis, sangat tidak dianjurkan. Pembedahan biasanya hanya berupa biopsi dan jika terkonfirmasi kanker maka akan dilanjutkan dengan kemoterapi, radiasi, atau kombinasi keduanya.
"Radiasi atau radioterapi adalah terapi menggunakan sinar pengion yang bila mengenai materi biologi akan mengalami ionisasi dan kemudian mematikan sel," ungkap Prof. Soehartati, dalam webinar Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Sabtu (31/7).
"Radioterapi atau orang awam menyebutnya terapi sinar, pada anak-anak dilakukan dengan teknik khusus. Radioterapi saat ini sudah berkembang sehingga menjadi lebih presisi dan sesuai target," sambungnya.
Lebih lanjut, dalam proses radioterapi, hanya daerah yang menjadi target yang akan terkena sinar sehingga tidak merusak jaringan sekitarnya. Dosisnya juga bisa diatur.
Pengobatan di luar tiga modalitas tersebut, terlebih nonmedis, sangat tidak dianjurkan. Pembedahan biasanya hanya berupa biopsi dan jika terkonfirmasi kanker maka akan dilanjutkan dengan kemoterapi, radiasi, atau kombinasi keduanya.
"Radiasi atau radioterapi adalah terapi menggunakan sinar pengion yang bila mengenai materi biologi akan mengalami ionisasi dan kemudian mematikan sel," ungkap Prof. Soehartati, dalam webinar Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Sabtu (31/7).
"Radioterapi atau orang awam menyebutnya terapi sinar, pada anak-anak dilakukan dengan teknik khusus. Radioterapi saat ini sudah berkembang sehingga menjadi lebih presisi dan sesuai target," sambungnya.
Lebih lanjut, dalam proses radioterapi, hanya daerah yang menjadi target yang akan terkena sinar sehingga tidak merusak jaringan sekitarnya. Dosisnya juga bisa diatur.
Lihat Juga :