Sepanjang Pandemi Covid-19, Sebanyak 1.636 Nakes di Tanah Air Berguguran
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 00:18 WIB
Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia membawa dampak yang sangat buruk terhadap dunia kesehatan. / Foto: ilustrasi/dok. SINDOnews
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia membawa dampak yang sangat buruk terhadap dunia kesehatan. Berdasarkan data yang dihimpun survei Tim Mitigasi IDI, per 3 Agustus 2021, terdapat 640 kematian dokter di Indonesia.
Baca juga: Ssttt... Mantan Ardi Kembali Muncul, Episode 7 Dunia Maya Kian Rumit & Penuh Kejutan!
Tentunya hal itu bisa menjadi bukti nyata, kalau Covid-19 itu memang nyata dan berbahaya.
Merangkum dari unggahan Instagram @dr.fajriaddai, Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19 ini membagikan secara detail data mengenai para tenaga kesehatan yang gugur selama menjalankan tugas untuk mengatasi Covid-19 di Tanah Air. Ada setidaknya 1.636 tenaga kesehatan Indonesia yang gugur.
Dokter menempati urutan terbanyak dengan 598 kematian, disusul perawat di posisi kedua dengan 503 kematian, bidan menempati urutan ketiga dengan 299 kematian, diikuti dengan sejumlah bidang profesi lain yang masih berkaitan dengan kesehatan.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada sejawat dan guru kami yang telah gugur. Semoga amal ibadah beliau-beliau diterima di sisi Allah SWT dan diberikan ampunan. Semoga pandemi cepat berakhir dan tidak lagi memakan lebih banyak korban," tulis dr. Fajri dalam unggahannya.
Baca juga: Ssttt... Mantan Ardi Kembali Muncul, Episode 7 Dunia Maya Kian Rumit & Penuh Kejutan!
Tentunya hal itu bisa menjadi bukti nyata, kalau Covid-19 itu memang nyata dan berbahaya.
Merangkum dari unggahan Instagram @dr.fajriaddai, Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19 ini membagikan secara detail data mengenai para tenaga kesehatan yang gugur selama menjalankan tugas untuk mengatasi Covid-19 di Tanah Air. Ada setidaknya 1.636 tenaga kesehatan Indonesia yang gugur.
Dokter menempati urutan terbanyak dengan 598 kematian, disusul perawat di posisi kedua dengan 503 kematian, bidan menempati urutan ketiga dengan 299 kematian, diikuti dengan sejumlah bidang profesi lain yang masih berkaitan dengan kesehatan.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada sejawat dan guru kami yang telah gugur. Semoga amal ibadah beliau-beliau diterima di sisi Allah SWT dan diberikan ampunan. Semoga pandemi cepat berakhir dan tidak lagi memakan lebih banyak korban," tulis dr. Fajri dalam unggahannya.
Lihat Juga :