Punya Alergi Sulfa, Bolehkah Divaksinasi Covid-19?
Rabu, 22 September 2021 - 06:05 WIB
Baca Juga : 5 Alergi dan Bahaya untuk Diwaspadai saat Mencat Wajah
"Kontraindikasi atau larangan absolut untuk menerima vaksinasi covid-19 adalah adanya riwayat alergi atau reaksi anafilaksis terhadap zat yang terkandung pada vaksin tersebut. Hal ini biasanya dapat diwaspadai pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap vaksin tertentu, alergi terhadap obat injeksi, maupun alergi terhadap komponen polyethylene glycol atau polysorbate yang biasanya terdapat pada vaksin," tulis dr. Talitha Najmillah Sabtiari di Alodokter, yang dikutip pada Selasa (21/9/2021).
Berdasarkan pengalaman, orang yang memiliki riwayat alergi juga memiliki risiko reaksi yang rendah terhadap vaksin. Sehingga, alergi sulfa bukanlah halangan untuk mengikuti vaksinasi.
"Pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap alergen tertentu seperti serbuk sari, bulu binatang, makanan tertentu, maupun obat-obatan oral seperti antibiotik termasuk sulfa, risiko reaksi terhadap vaksin covid-19 sangatlah rendah. Sehingga, Anda dapat menerima vaksin ini," kata Dokter Talitha.
"Kontraindikasi atau larangan absolut untuk menerima vaksinasi covid-19 adalah adanya riwayat alergi atau reaksi anafilaksis terhadap zat yang terkandung pada vaksin tersebut. Hal ini biasanya dapat diwaspadai pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap vaksin tertentu, alergi terhadap obat injeksi, maupun alergi terhadap komponen polyethylene glycol atau polysorbate yang biasanya terdapat pada vaksin," tulis dr. Talitha Najmillah Sabtiari di Alodokter, yang dikutip pada Selasa (21/9/2021).
Berdasarkan pengalaman, orang yang memiliki riwayat alergi juga memiliki risiko reaksi yang rendah terhadap vaksin. Sehingga, alergi sulfa bukanlah halangan untuk mengikuti vaksinasi.
"Pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap alergen tertentu seperti serbuk sari, bulu binatang, makanan tertentu, maupun obat-obatan oral seperti antibiotik termasuk sulfa, risiko reaksi terhadap vaksin covid-19 sangatlah rendah. Sehingga, Anda dapat menerima vaksin ini," kata Dokter Talitha.
Lihat Juga :