Ganja Bisa Bantu Atasi Sulit Tidur Seperti yang Dialami Dwi Sasono?

Senin, 01 Juni 2020 - 14:03 WIB
Studi ini menyimpulkan bahwa banyak orang dengan PTSD menggunakan ganja untuk membantu mereka tidur. Tetapi konsekuensi jangka panjang dari kebiasaan itu tidak diketahui, dan dibutuhkan lebih banyak penelitian di bidang ini. Tinjauan pada 2017 dari penelitian ilmiah tentang penggunaan ganja untuk gangguan tidur menyimpulkan bahwa gambaran keseluruhan jauh dari jelas dan dibutuhkan lebih banyak penelitian.

Sebuah penelitian menggunakan tikus, menemukan bahwa CBD dapat menyebabkan keadaan tidur yang lebih dalam pada tikus yang menjadi sasaran kecemasan para peneliti. Tetapi, penelitian sebelumnya pada manusia menemukan bahwa CBD menghasilkan keadaan yang lebih waspada, sementara THC bertindak sebagai obat penenang. (Baca juga: Terjerat Narkoba, Aktor Dwi Sasono Susul Tio Pakusadewo dan Roy Kiyoshi ).

Sebuah studi lanjutan pada 2016 menemukan bahwa penggunaan ganja setiap hari memiliki dampak negatif pada kualitas tidur pada orang dewasa muda yang tidak melaporkan kesulitan tidur. Para peneliti dalam studi terakhir ini menyimpulkan bahwa penelitian skala besar diperlukan untuk menilai dampak sebenarnya dari ganja pada tidur.

Ganja sebagai bantuan untuk tidur adalah anekdotal. Jadi, diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apakah manfaatnya nyata atau tidak. Mungkin juga kasus bahwa ganja hanya bermanfaat bagi orang-orang dengan gangguan tidur, seperti insomnia.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!