Obat Covid-19 Oral Molnupiravir Diklaim Mampu Cegah Kematian

Senin, 04 Oktober 2021 - 09:39 WIB
"Perawatan semacam ini tidak praktis dan menantang secara logistik untuk diberikan. Pil oral sederhana akan menjadi kebaikan untuk masyarakat," lanjut Adalja.

"Pil kami akan mengubah 'dialog' seputar cara mengelola Covid-19," kata Chief Executive MSD Robert Davis pada Reuters.

Lantas, bagaimana hasil studi obat ini?

Hasil uji coba tahap 3 pil oral MSD ini diketahui sangat kuat. Dari 775 pasien yang terlibat dalam studi, peneliti mengamati rawat inap atau kematian di antara mereka lebih kecil.

Ditemukan bahwa 7,3% dari mereka yang diberi Molnupiravir dua kali sehari selama 5 hari perawatan di rumah sakit, tidak ada yang meninggal dunia dalam 29 hari setelah obat diberikan. Ini dibandingkan dengan tingkat rawat inap kelompok plasebo sebesar 14,1% dan 8 kasus meninggal dunia dilaporkan.

"Perawatan antivirus yang dapat dilakukan di rumah untuk menjauhkan orang dengan Covid-19 perlu perawatan di rumah sakit sangat dibutuhkan," kata Wendy Holman, CEO Ridgeback, lewat keterangan resminya.

Dari 775 pasien yang terlibat, mereka memiliki kondisi ringan hingga sedang yang terkonfirmasi positif. Gejala mereka tidak lebih dari 5 hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!