Bisa Menyerang Siapa Saja, Yuk Kenali Gejala dan Penyebab PTSD
Selasa, 02 November 2021 - 22:20 WIB
Gejala
Gejala gangguan stres pasca-trauma dapat dimulai dalam kurun waktu 1 bulan setelah peristiwa traumatis, tetapi terkadang gejala mungkin tidak muncul sampai bertahun-tahun setelah peristiwa tersebut.
Gejala-gejala ini menyebabkan masalah yang signifikan dalam situasi sosial atau pekerjaan dan dalam hubungan. Mereka juga dapat mengganggu kemampuan Anda untuk melakukan tugas normal sehari-hari.
Gejala PTSD umumnya dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu ingatan yang mengganggu, penghindaran, perubahan negatif dalam pemikiran dan suasana hati, dan perubahan reaksi fisik dan emosional. Gejala dapat bervariasi dari waktu ke waktu atau bervariasi dari orang ke orang.
Pencegahan
Setelah selamat dari peristiwa traumatis, banyak orang memiliki gejala mirip PTSD seperti tidak dapat berhenti memikirkan apa yang terjadi, ketakutan, kecemasan, kemarahan, depresi, rasa bersalah, semuanya adalah reaksi umum terhadap trauma. Namun, sebagian besar orang yang terpapar trauma tidak mengalami gangguan stres pasca-trauma jangka panjang.
Gejala gangguan stres pasca-trauma dapat dimulai dalam kurun waktu 1 bulan setelah peristiwa traumatis, tetapi terkadang gejala mungkin tidak muncul sampai bertahun-tahun setelah peristiwa tersebut.
Gejala-gejala ini menyebabkan masalah yang signifikan dalam situasi sosial atau pekerjaan dan dalam hubungan. Mereka juga dapat mengganggu kemampuan Anda untuk melakukan tugas normal sehari-hari.
Gejala PTSD umumnya dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu ingatan yang mengganggu, penghindaran, perubahan negatif dalam pemikiran dan suasana hati, dan perubahan reaksi fisik dan emosional. Gejala dapat bervariasi dari waktu ke waktu atau bervariasi dari orang ke orang.
Pencegahan
Setelah selamat dari peristiwa traumatis, banyak orang memiliki gejala mirip PTSD seperti tidak dapat berhenti memikirkan apa yang terjadi, ketakutan, kecemasan, kemarahan, depresi, rasa bersalah, semuanya adalah reaksi umum terhadap trauma. Namun, sebagian besar orang yang terpapar trauma tidak mengalami gangguan stres pasca-trauma jangka panjang.
Lihat Juga :