Coki & The Blur Ambience Hadirkan Kemasan Musik 1990-an di Debut Albumnya
Selasa, 21 Desember 2021 - 12:45 WIB
Sedangkan, para anggota band ini di antaranya Acus sebagai vokal di keseluruhan album, kemudian Bebe, Ega, Slepo, dan Racka yang menjadi session player dan produser musik.
Rayhan menuturkan bahwa musik dari bandnya banyak terinfluence dari band 1990-2000-an, baik dalam dan luar negeri. Lagu-lagu yang ditulisnya umumnya berdasarkan pengalaman pribadi dan kisah orang sekitar, sehingga album ini sangat personal.
"Untuk genrenya kita mengusung berbagai genre, utamanya pop rock etnik kontemporer. Ada juga akustik dibalut dengan musik era 1990-2000-an," terang Reyhan.
Adapun materi album ini dibuat selama masa pandemi. Untuk proses pengerjaan, setelah Coki menulis chord dan liriknya, dia mengajak kerjasama produser musik untuk menggarap lagunya.
"Biasanya ada workshop 2-3 kali beserta revisinya, sebelum menjadi final mix dan di-mastering. 1 lagu biasanya memakan waktu 1 bulan pengerjaan. Coki & The Blur Ambience dibantu oleh DeepWise untuk merilis album di digital platform," tuturnya.
Rayhan menuturkan bahwa musik dari bandnya banyak terinfluence dari band 1990-2000-an, baik dalam dan luar negeri. Lagu-lagu yang ditulisnya umumnya berdasarkan pengalaman pribadi dan kisah orang sekitar, sehingga album ini sangat personal.
"Untuk genrenya kita mengusung berbagai genre, utamanya pop rock etnik kontemporer. Ada juga akustik dibalut dengan musik era 1990-2000-an," terang Reyhan.
Adapun materi album ini dibuat selama masa pandemi. Untuk proses pengerjaan, setelah Coki menulis chord dan liriknya, dia mengajak kerjasama produser musik untuk menggarap lagunya.
"Biasanya ada workshop 2-3 kali beserta revisinya, sebelum menjadi final mix dan di-mastering. 1 lagu biasanya memakan waktu 1 bulan pengerjaan. Coki & The Blur Ambience dibantu oleh DeepWise untuk merilis album di digital platform," tuturnya.
Lihat Juga :