Kampanyekan #TemanBikinMood, Cleo Ajak Pecinta Kucing Buat Vlog Aktivitas Bersama
Kamis, 20 Januari 2022 - 23:04 WIB
Masa pandemi pun kerap membuat stres banyak orang, namun keberadaan kucing dapat memberikan efek positif bagi kita. Sebuah studi yang dilakukan Mayo Clinic Center for Sleep Medicine juga menunjukkan bahwa 41% orang dalam penelitian, tidur lebih nyenyak dan hanya 20% yang menyatakan hewan peliharaan mengganggu mereka.
Kucing sering kali dianggap sebagai teman bahkan keluarga di dalam rumah. Ketika pemiliknya sedang mengalami kebosanan, kehadiran si mpus ini bisa meningkatkan mood. Lalu bagaimana dengan emosinya?
Sebuah penelitian menemukan bahwa kucing juga melihat kita sebagai sumber kenyamanan dan keamanan. Dengan kata lain, si mpus juga mencintai pemiliknya, bahkan saat mereka tidak benar-benar menunjukkannya. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Current Biology mengungkapkan keterikatan antara si mpus dengan pemilik mirip dengan keterikatan anjing dengan pemiliknya.
Sebuah studi di Oakland University juga mengungkapkan hal serupa. Kucing dapat berperilaku berbeda saat pemiliknya tersenyum dan mengernyitkan kening. Peneliti memperhatikan bahwa ketika pemilik tersenyum, kucing merespon dengan berperilaku positif, seperti mendengkur, mengosok-gosok, atau duduk di pangkuan pemiliknya.
Peneliti percaya bahwa si mpus dapat membaca ekspresi wajah pemiliknya dan mereka memiliki kemampuan untuk mempelajarinya dari waktu ke waktu.
Kucing sering kali dianggap sebagai teman bahkan keluarga di dalam rumah. Ketika pemiliknya sedang mengalami kebosanan, kehadiran si mpus ini bisa meningkatkan mood. Lalu bagaimana dengan emosinya?
Sebuah penelitian menemukan bahwa kucing juga melihat kita sebagai sumber kenyamanan dan keamanan. Dengan kata lain, si mpus juga mencintai pemiliknya, bahkan saat mereka tidak benar-benar menunjukkannya. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Current Biology mengungkapkan keterikatan antara si mpus dengan pemilik mirip dengan keterikatan anjing dengan pemiliknya.
Sebuah studi di Oakland University juga mengungkapkan hal serupa. Kucing dapat berperilaku berbeda saat pemiliknya tersenyum dan mengernyitkan kening. Peneliti memperhatikan bahwa ketika pemilik tersenyum, kucing merespon dengan berperilaku positif, seperti mendengkur, mengosok-gosok, atau duduk di pangkuan pemiliknya.
Peneliti percaya bahwa si mpus dapat membaca ekspresi wajah pemiliknya dan mereka memiliki kemampuan untuk mempelajarinya dari waktu ke waktu.
Lihat Juga :