Happy Salma Bangga Bahasa Sunda Mendunia Lewat Film yang Dibintanginya: Akan Disiarkan Luas
Jum'at, 21 Januari 2022 - 20:05 WIB
Baca Juga: Lama Tak Muncul di Dunia Perfilman, Happy Salma Ngaku Lebih Nyaman di Belakang Layar
Menurut Happy, Before, Now, & Then (NANA) ini menjadi bukti bahwa keragaman bahasa dan budaya di Indonesia yang diangkat menjadi film, mampu bersaing dengan deretan film lainnya di luar negeri.
"Menjadi statement penting, bahwa jangan takut berbahasa daerah. Ternyata bisa berkompetisi di forum internasional, kan ada terjemahannya," kata Happy.
Film Before, Now, & Then ini diadaptasi dari salah satu bab di novel Jais Darga Namaku karya Ahda Imran. bercerita tentang seorang perempuan yang hidup di daerah Jawa Barat di era 1960-an, diangkat dari sebuah cerita nyata kehidupan Raden Nana Sunani.
Kisah seorang perempuan yang melarikan diri dari gerombolan yang ingin menjadikannya istri dan membuatnya kehilangan ayah dan anak. Ia lalu menjalani hidupnya yang baru bersama seorang menak Sunda hingga bersahabat dengan salah satu perempuan simpanan suaminya.
Menurut Happy, Before, Now, & Then (NANA) ini menjadi bukti bahwa keragaman bahasa dan budaya di Indonesia yang diangkat menjadi film, mampu bersaing dengan deretan film lainnya di luar negeri.
"Menjadi statement penting, bahwa jangan takut berbahasa daerah. Ternyata bisa berkompetisi di forum internasional, kan ada terjemahannya," kata Happy.
Film Before, Now, & Then ini diadaptasi dari salah satu bab di novel Jais Darga Namaku karya Ahda Imran. bercerita tentang seorang perempuan yang hidup di daerah Jawa Barat di era 1960-an, diangkat dari sebuah cerita nyata kehidupan Raden Nana Sunani.
Kisah seorang perempuan yang melarikan diri dari gerombolan yang ingin menjadikannya istri dan membuatnya kehilangan ayah dan anak. Ia lalu menjalani hidupnya yang baru bersama seorang menak Sunda hingga bersahabat dengan salah satu perempuan simpanan suaminya.
Lihat Juga :