Konsumsi Kuning Telur Picu Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya

Sabtu, 29 Januari 2022 - 16:27 WIB
Dua butir telur utuh berukuran besar (100 gram) mengandung sekitar 411 mg kolesterol. Sebaliknya, 100 gram daging sapi giling 30% lemak memiliki sekitar 78 mg kolesterol. Asupan kolesterol harian maksimum yang direkomendasikan adalah 300 mg per hari. Jumlah itu bahkan lebih rendah untuk orang dengan penyakit jantung.

Pada dasarnya, hati menghasilkan kolesterol dalam jumlah besar karena kolesterol adalah nutrisi yang diperlukan untuk sel-sel. Ketika makan lebih banyak makanan berkolesterol tinggi, seperti telur, hati menghasilkan lebih sedikit kolesterol karena lebih banyak berasal dari makanan.

Sebaliknya, ketika Anda mendapatkan sedikit kolesterol dari makanan, hati memproduksi lebih banyak untuk mengimbanginya. Karena itu, kadar kolesterol darah tidak berubah secara signifikan pada kebanyakan orang ketika mereka makan lebih banyak kolesterol dari makanan.

Dalam satu studi jangka panjang, menemukan bahwa mengonsumsi kuning telur setiap hari selama 1 tahun tidak secara signifikan mengubah kolesterol total, kolesterol jahat atau kolesterol baik, atau rasio kolesterol total terhadap HDL (penanda penting risiko penyakit jantung).

Baca Juga: 5 Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol Tinggi Secara Alami dan Cepat

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!