Peneliti China Peringatkan Kemunculan Virus Baru NeoCov, Apa Itu?

Minggu, 30 Januari 2022 - 16:49 WIB
Lebih lanjut penelitian ini juga menyebutkan bahwa infeksi NeoCov tidak dapat dinetralisir oleh antibodi yang menargetkan virus Covid-19.

Temuan NeoCov oleh tim peneliti China ini sudah ditanggapi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mengatakan bahwa temuan ini memerlukan studi lebih lanjut.

“Apakah virus yang terdeteksi dalam penelitian ini akan menimbulkan risiko bagi manusia, ini memerlukan penelitian lebih lanjut,” kata WHO dikutip dari kantor berita Rusia, TASS.

Organisasi tersebut mengatakan bahwa sumber 75 persen penyakit menular pada manusia adalah hewan liar.

“Virus corona sering ditemukan pada hewan, termasuk pada kelelawar yang telah diidentifikasi sebagai reservoir alami dari banyak virus,” ujarnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!