Ini Alasan Hari Valentine Identik dengan Cokelat, Jadi Persembahan Dewa

Senin, 14 Februari 2022 - 09:55 WIB


Berjalannya waktu, bangsa Eropa mengikuti suku Maya setelah 2.000 tahun setelahnya. Cokelat kemudian selalu ada di Hari Valentine di Eropa. Ini mulai terkenal pada 1861 saat seorang pembuat permen bernama Richard Cadbury berpikir menjual cokelat di Hari Valentine.

Dia mengemasnya dalam kotak berbentuk hati yang dihiasi sekuntum mawar dan gambar cupid atau peri cinta. Itu semua dianggap sebagai simbol romansa populer di kalangan orang Victoria.

Sejak saat itu, perayaan Hari Valentine dengan cokelat, bunga mawar, dan gambar cupid semakin merebak di Eropa dan meluas ke penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga: 5 Ucapan Hari Valentine untuk Pacar, Romantis dan Penuh Makna
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!