Studi Baru, Omicron Tingkatkan Peluang Infeksi Ulang 5 Kali Lipat
Minggu, 20 Februari 2022 - 09:40 WIB
Studi baru oleh Imperial College London menunjukkan bahwa risiko infeksi ulang akibat varian Omicron sebanyak 5 kali lebih tinggi daripada varian virus corona lainnya. Foto/ilustrasi/Dok.Sindonews
JAKARTA - Studi baru oleh Imperial College London menunjukkan bahwa risiko infeksi ulang akibat varian Omicron sebanyak 5 kali lebih tinggi daripada varian virus corona lainnya.
Menurut para ahli kasus infeksi ulang lebih banyak ditemukan pada varian Omicron dalam makalah yang diterbitkan di Nature. Hal ini juga sesuai data yang dibagikan oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris, sebelum pertengahan November bahwa virus corona Omicron ditemukan, infeksi ulang menyumbang sekitar 1 persen dari kasus COVID-19 yang dilaporkan, tetapi tingkat sekarang telah meningkat menjadi sekitar 10 persen.
"Infeksi ulang dengan virus yang menyebabkan COVID-19 berarti seseorang terinfeksi, sembuh, dan kemudian terinfeksi lagi. Setelah pulih dari COVID-19, sebagian besar individu akan memiliki perlindungan dari pengulangan infeksi," kata The US Centers for Disease Control and Prevention dikutip dari Times of India, Minggu (20/2/2022).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan varian Omicron kemungkinan besar bisa menyebabkan infeksi ulang. Dengan maksud orang yang sebelumnya memiliki COVID-19 dapat terinfeksi ulang lebih mudah dengan Omicron.
Menurut para ahli kasus infeksi ulang lebih banyak ditemukan pada varian Omicron dalam makalah yang diterbitkan di Nature. Hal ini juga sesuai data yang dibagikan oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris, sebelum pertengahan November bahwa virus corona Omicron ditemukan, infeksi ulang menyumbang sekitar 1 persen dari kasus COVID-19 yang dilaporkan, tetapi tingkat sekarang telah meningkat menjadi sekitar 10 persen.
"Infeksi ulang dengan virus yang menyebabkan COVID-19 berarti seseorang terinfeksi, sembuh, dan kemudian terinfeksi lagi. Setelah pulih dari COVID-19, sebagian besar individu akan memiliki perlindungan dari pengulangan infeksi," kata The US Centers for Disease Control and Prevention dikutip dari Times of India, Minggu (20/2/2022).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan varian Omicron kemungkinan besar bisa menyebabkan infeksi ulang. Dengan maksud orang yang sebelumnya memiliki COVID-19 dapat terinfeksi ulang lebih mudah dengan Omicron.
Lihat Juga :