Bike to Care 2022, Mengayuh Semangat Ribuan Anak SOS Children’s Villages Indonesia
Kamis, 17 Maret 2022 - 09:55 WIB
Lusiana Udjaja, Public Relations, Communications and Digital Fundraising Manager SOS Children’s Villages Indonesia, menggatakan, pihaknya sangat bersemangat untuk dapat melangsungkan Bike To Care pertama secara offline.
"Hal tersebut karena kami melihat cukup banyak antusias pesepeda yang luar biasa membangkitkan semangat optimis kami demi memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia. Dengan tujuan yang selalu sama, yaitu membantu anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua, kami harap semakin banyak masyarakat yang turut serta mendukung program dari SOS Children’s Villages Indonesia," katanya.
Lusiana berharap kegiatan dapat membangkitkan perekonomian dan sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Ini adalah kali pertama acara sepeda jarak jauh sambil beramal yang mengelilingi seluruh pulau Dewata sejauh 500 kilometer. "Melihat lebih dari 65 persen peserta berasal dari luar pulau Bali, ini adalah langkah yang baik untuk kehidupan masyarakat dan keluarga di Bali,” ujarnya.
Perhelatan offline akan digelar pada 19 – 20 Maret 2022 dari Hotel SOL Benoa Bali di Benoa. Pada 19 Maret peserta akan melintasi 300 kilometer dari Jimbaran, Tabanan, Negara, Pulaki, dan berhenti di Lovina. Peserta menginap satu malam untuk beristirahat sebelum melanjutkan esok harinya.
Pada 20 Maret 2022 peserta akan berangkat dari Lovina menuju Tejakula, Karang Asem, Klungkung, Sanur dan akan finish di titik yang sama dengan titik start, yaitu Hotel SOL Benoa Bali. Selain itu, pada hari pertama di 19 Maret 2022, peserta akan melipir ke SOS Children’s Village Bali yang terletak di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan untuk makan siang dan disambut oleh anak-anak secara langsung. Untuk kategori offline terbagi dalam 2 kategori, yaitu 500KM (Individu) dan 300-200KM (Duo Relay). Pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi www.biketocare.com.
Kegiatan Bike to Care 2022 juga menerapkan prosedur CHSE untuk memastikan setiap titik melakukan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta dan panitia akan dicek sertifikat vaksin dan akan melakukan test swab antigen sebelum acara dimulai.
"Hal tersebut karena kami melihat cukup banyak antusias pesepeda yang luar biasa membangkitkan semangat optimis kami demi memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia. Dengan tujuan yang selalu sama, yaitu membantu anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua, kami harap semakin banyak masyarakat yang turut serta mendukung program dari SOS Children’s Villages Indonesia," katanya.
Lusiana berharap kegiatan dapat membangkitkan perekonomian dan sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Ini adalah kali pertama acara sepeda jarak jauh sambil beramal yang mengelilingi seluruh pulau Dewata sejauh 500 kilometer. "Melihat lebih dari 65 persen peserta berasal dari luar pulau Bali, ini adalah langkah yang baik untuk kehidupan masyarakat dan keluarga di Bali,” ujarnya.
Perhelatan offline akan digelar pada 19 – 20 Maret 2022 dari Hotel SOL Benoa Bali di Benoa. Pada 19 Maret peserta akan melintasi 300 kilometer dari Jimbaran, Tabanan, Negara, Pulaki, dan berhenti di Lovina. Peserta menginap satu malam untuk beristirahat sebelum melanjutkan esok harinya.
Pada 20 Maret 2022 peserta akan berangkat dari Lovina menuju Tejakula, Karang Asem, Klungkung, Sanur dan akan finish di titik yang sama dengan titik start, yaitu Hotel SOL Benoa Bali. Selain itu, pada hari pertama di 19 Maret 2022, peserta akan melipir ke SOS Children’s Village Bali yang terletak di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan untuk makan siang dan disambut oleh anak-anak secara langsung. Untuk kategori offline terbagi dalam 2 kategori, yaitu 500KM (Individu) dan 300-200KM (Duo Relay). Pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi www.biketocare.com.
Kegiatan Bike to Care 2022 juga menerapkan prosedur CHSE untuk memastikan setiap titik melakukan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta dan panitia akan dicek sertifikat vaksin dan akan melakukan test swab antigen sebelum acara dimulai.
Lihat Juga :