Potensi Cuan Capai Rp4.531 Triliun, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Ajak Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Digital

Minggu, 03 April 2022 - 12:12 WIB
“Maka pemahaman mengenai ekonomi digital dan peluangnya perlu kita sebarluaskan kepada generasi muda Indonesia agar bisa berperan aktif dan mengambil bagian dari potensi pertumbuhan ekonomi digital ini,” serunya.

Angela lantas memaparkan hasil riset Google, Bain & Company pada Laporan e-Conomy South East Asia 2021 yang menyebutkan bahwa ada empat perkembangan positif terkait ekonomi digital Indonesia selama 2020 dan paruh pertama 2021.

Baca Juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Ungkap Pentingnya Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Keempatnya adalah peningkatan sebanyak 21 juta konsumen digital baru, nilai GMV (gross merchandise value alias nilai barang dagangan secara kotor) Indonesia diperkirakan mencapai USD70 miliar dengan pertumbuhan Year on Year (YoY) sebesar 49 persen.

Lalu, ada 28 persen pelaku usaha di Indonesia menyatakan bahwa mereka tidak akan bertahan selama pandemi jika bukan karena platform digital, dan Indonesia adalah tujuan investasi digital terpopuler di Asia Tenggara.

"Mulai dari pengenalan akan permodalan jenis baru seperti fintech, hypertargeting atau marketing yang customized, dan penggunaan analisis big data yang bisa memberikan insight market yang lebih produktif dan efisien. Lalu ada pula penggunaan IoT untuk meng-collect data, cloud dan blockchain technology, NFTs, serta metaverse dan lain sebagainya, yang saya yakin tidak asing di telinga kita semua,” beber Wamenparekraf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!