Cara Tahan Haus dan Lelah saat Puasa, Ini Saran Ahli Gizi
Kamis, 07 April 2022 - 05:05 WIB
Makanan olahan, seperti sosis dan daging yang dilapisi tepung roti, dan sup siap saji sangat tinggi sodium dan monosodium glutamat. Makanan jenis ini, Sara mengungkapkan bisa menyebabkan rasa haus yang berlebihan.
Selain itu, beberapa minuman yang populer selama bulan suci Ramadhan, seperti jus segar hingga soda, sarat dengan gula, yang akan menyebabkan kenaikan berat badan dan menyebabkan lonjakan kadar insulin.
Baca Juga: Begini Aturan Sahur yang Tepat Agar Kuat Puasa Seharian
Meski nikmat dan menyegarkan dikonsumsi saat buka puasa, namun bisa mengakibatkan meningkatnya keinginan untuk mengonsumsi gula dan ngemil berlebihan, serta rasa lapar saat puasa. Sementara beberapa orang suka menikmati makanan manis selama puasa, yang terbaik adalah membatasi jumlah makanan penutup yang dikonsumsi.
"Hindari terlalu banyak makanan manis dan makanan penutup setiap hari. Cobalah untuk membatasi makanan manis, terutama makanan manis Ramadhan yang populer, hingga tiga kali seminggu dan selalu jaga porsinya,” saran Sara.
"Banyak orang akan melewatkan atau mengganti makanan panas dengan yang manis-manis. Itu pasti akan menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan rasa lapar karena nutrisi yang terlewat seperti protein dan sayuran,” tambahnya.
Minuman berkafein, seperti kopi dan minuman ringan, harus dihindari karena menyebabkan tubuh kehilangan air dan meningkatkan dehidrasi. Hidrasi adalah kunci selama puasa karena umat Islam pergi berjam-jam tanpa seteguk air.
Selain itu, beberapa minuman yang populer selama bulan suci Ramadhan, seperti jus segar hingga soda, sarat dengan gula, yang akan menyebabkan kenaikan berat badan dan menyebabkan lonjakan kadar insulin.
Baca Juga: Begini Aturan Sahur yang Tepat Agar Kuat Puasa Seharian
Meski nikmat dan menyegarkan dikonsumsi saat buka puasa, namun bisa mengakibatkan meningkatnya keinginan untuk mengonsumsi gula dan ngemil berlebihan, serta rasa lapar saat puasa. Sementara beberapa orang suka menikmati makanan manis selama puasa, yang terbaik adalah membatasi jumlah makanan penutup yang dikonsumsi.
"Hindari terlalu banyak makanan manis dan makanan penutup setiap hari. Cobalah untuk membatasi makanan manis, terutama makanan manis Ramadhan yang populer, hingga tiga kali seminggu dan selalu jaga porsinya,” saran Sara.
"Banyak orang akan melewatkan atau mengganti makanan panas dengan yang manis-manis. Itu pasti akan menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan rasa lapar karena nutrisi yang terlewat seperti protein dan sayuran,” tambahnya.
Minuman berkafein, seperti kopi dan minuman ringan, harus dihindari karena menyebabkan tubuh kehilangan air dan meningkatkan dehidrasi. Hidrasi adalah kunci selama puasa karena umat Islam pergi berjam-jam tanpa seteguk air.
Lihat Juga :