Fakta Higanbana, Bunga Kematian yang Sering Muncul di Anime
Minggu, 24 April 2022 - 09:09 WIB
Namun, setelahnya dia selalu gagal untuk menemukan kembali bunga tersebut. Setelah itu, diketahui bahwa Blue Spider Lily hanya mekar di siang hari dengan durasi dua atau tiga hari saja selama satu tahun. Inilah yang menyebabkan Muzan tidak pernah menemukannya. Karena sebagai iblis bersifat vampirik, dia tidak bisa terkena sinar matahari.
Maka, Muzan pun bertekad untuk bisa bertahan di bawah sinar matahari. Dia pun memburu Nezuko, yang ternyata bisa tetap bertahan hidup di bawah sinar matahari. Jadi, selama hidup, dia punya dua misi, yaitu mencari Blue Spider Lily dan memburu Nezuko.
Baca Juga: 10 Karakter Cewek Anime Paling Badass Sepanjang Masa
Kesimpulannya, Higanbana disebut sebagai bunga kematian karena kepercayaan dan tradisi orang Jepang. Masyarakat di sana percaya bunga itu akan membimbing arwah orang yang sudah meninggal dunia menuju reinkarnasi. Sementara, di anime, bunga itu ditampilkan sebagai simbol kesedihan atau kematian.
Maka, Muzan pun bertekad untuk bisa bertahan di bawah sinar matahari. Dia pun memburu Nezuko, yang ternyata bisa tetap bertahan hidup di bawah sinar matahari. Jadi, selama hidup, dia punya dua misi, yaitu mencari Blue Spider Lily dan memburu Nezuko.
Baca Juga: 10 Karakter Cewek Anime Paling Badass Sepanjang Masa
Kesimpulannya, Higanbana disebut sebagai bunga kematian karena kepercayaan dan tradisi orang Jepang. Masyarakat di sana percaya bunga itu akan membimbing arwah orang yang sudah meninggal dunia menuju reinkarnasi. Sementara, di anime, bunga itu ditampilkan sebagai simbol kesedihan atau kematian.
(alv)
Lihat Juga :