Ahli Sebut Virus Corona Bisa Bertahan 20 Tahun dalam Minus 20 Derajat
Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:03 WIB
Seorang ahli epidemiologi terkemuka di China mengklaim bahwa virus corona yang menyebabkan pandemi COVID-19 dapat bertahan selama 20 tahun dalam suhu minus 20 derajat celcius. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Seorang ahli epidemiologi terkemuka di China mengklaim bahwa virus corona yang menyebabkan pandemi COVID-19 dapat bertahan selama 20 tahun dalam suhu minus 20 derajat celcius.
Profesor Li Lanjuan, anggota tim ahli COVID-19 China, juga memperingatkan orang-orang untuk tidak menyentuh daging atau ikan mentah untuk mencegah virus corona baru.
Dilansir Times Now News, pada pertemuan di Hangzhou, China Timur, pakar mengatakan bahwa virus itu tidak takut dingin, lapor China News yang dikelola pemerintah. “Virus corona baru terutama tidak takut dingin. Virus ini dapat bertahan selama beberapa bulan dalam -4 derajat Celcius dan 20 tahun dalam minus 20 derajat Celcius," kata pakar tersebut.
“Ini menjelaskan mengapa virus ini ditemukan beberapa kali di pasar makanan laut yang memiliki banyak makanan beku. Mungkin saja virus ditransportasikan ke berbagai negara," tambahnya. (Baca juga: Penuhi Hidrasi Sehat dan Terapkan Mindfulness untuk Atasi Kecemasan ).
Profesor Li Lanjuan, anggota tim ahli COVID-19 China, juga memperingatkan orang-orang untuk tidak menyentuh daging atau ikan mentah untuk mencegah virus corona baru.
Dilansir Times Now News, pada pertemuan di Hangzhou, China Timur, pakar mengatakan bahwa virus itu tidak takut dingin, lapor China News yang dikelola pemerintah. “Virus corona baru terutama tidak takut dingin. Virus ini dapat bertahan selama beberapa bulan dalam -4 derajat Celcius dan 20 tahun dalam minus 20 derajat Celcius," kata pakar tersebut.
“Ini menjelaskan mengapa virus ini ditemukan beberapa kali di pasar makanan laut yang memiliki banyak makanan beku. Mungkin saja virus ditransportasikan ke berbagai negara," tambahnya. (Baca juga: Penuhi Hidrasi Sehat dan Terapkan Mindfulness untuk Atasi Kecemasan ).
Lihat Juga :