Ahli Sebut Virus Corona Bisa Bertahan 20 Tahun dalam Minus 20 Derajat

Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:03 WIB
Sementara itu, Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi di CDC, sebelumnya mengatakan virus yang ditemukan di Beijing mirip dengan strain Eropa.

Laporan itu menambahkan bahwa sejak wabah dimulai, grosir makanan dan toko ritel di Beijing telah meningkatkan pengujian pada produk, termasuk daging dan makanan laut. Sebelumnya, media pemerintah melaporkan tentang deteksi virus dari talenan yang digunakan untuk menangani salmon impor di pasar.

Namun, para pejabat mengatakan meskipun ada peringatan, mereka tidak memiliki bukti untuk membuktikan bahwa orang akan terinfeksi COVID-19 dari makan makanan laut.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!