Rutin Minum Obat yang Diberikan Dokter, Gerd Bisa Sembuh Total

Senin, 29 Juni 2020 - 11:49 WIB
Dijelaskan Prof Ari, obat asam lambung tidak sebabkan ketergantungan seperti obat sedatif atau obat tidur. Jika gejala dirasakan masih ada setelah minum obat, bisa jadi karena dosis yang diberikan belum optimal. Atau bisa juga karena tidak diiringi dengan perubahan gaya hidup seperti stres, merokok, atau makan makanan pedas, asam, keju, cokelat, dan makanan pantang lainnya.

Asam lambung tinggi bukan hanya menyebabkan rasa terbakar di dada atau mulut pahit semata. Pasien juga merasa gelisah sehingga sulit tidur. Kalau sudah begini, biasanya dokter akan memberikan obat penenang sesuai anjuran. Produksi asam lambung yang tinggi ternyata juga berimbas pada gangguan THT. "Asam lambung tinggi bisa naik sampai ke telinga sebabkan otitis media atau ke rongga hidung sebabkan sinusitis," urai Prof Ari. (Baca juga: Chicco Jerikho Keranjingan Gowes Sepeda)

Lebih jauh, secara normal asam lambung diperlukan tubuh untuk membunuh kuman dan mencerna makanan. Namun, jika berlebihan akan menimbulkan masalah, maka pemberian obat dimaksudkan untuk menekan produksi asam lambung. Sebuah penelitian yang dilakukan National Heartburn Alliance mengevaluasi terhadap 130.000 orang, apakah penderita yang mengalami heartburn merasakan dampak negatif terhadap aktivitas mereka sehari-hari.

Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas penderita merasakan dampak negatif terhadap kualitas hidup mereka. Beberapa hal yang terkena dampak dari heartburn yaitu kualitas fisik, kualitas tidur, produktivitas, kondisi emosi, dan fungsi sosial. Apabila terus diabaikan, penyakit ini berisiko memicu komplikasi penyakit pada masa depan. (Lihat videonya: Lima Rumah Warga Terseret Longsor di Palopo)

Gerd juga bisa disebabkan banyak faktor, seperti tekanan di perut ibu hamil yang bertambah seiring dengan pertumbuhan janin menyebabkan arus balik isi lambung ke kerongkongan, merokok yang memicu kerusakan selaput lendir, meningkatkan sekresi asam, dan melemahkan lower esophageal sphincter. (Sri Noviarni)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!