Bahaya Asupan Natrium Berlebih, Hindari Makanan Tinggi Garam saat Stres

Minggu, 02 Oktober 2022 - 04:40 WIB
“Sebenarnya ada banyak cara untuk mengurangi risiko hipertensi. Mulai dari menjalankan gaya hidup sehat dengan asupan makanan bergizi seimbang, berolahraga teratur, menghindari kebiasaan merokok dan minuman alkohol, hingga yang cukup kompleks dengan menjalankan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Namun, yang sederhana dan cukup mudah dilakukan adalah mengurangi asupan garam atau diet rendah garam, sebagai salah satu upaya yang esensial untuk mengurangi risiko hipertensi,” papar dr. Indra dalam webinar bertajuk Waspadai Dampak Buruk Hipertensi & Tingkatkan Kesehatan Mental yang digelar PT Ajinomoto Indonesia bersama Inaviga Indonesia.

“Sebenarnya ada solusi yang cukup mudah yang bisa diterapkan sebagai upaya mengurangi asupan garam. Bila makanan sudah diberikan MSG, kita harusnya mengurangi garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa. Sehingga, asupan natrium kita berkurang, namun cita rasa makanan kita tetap enak. Sebenarnya sudah banyak penelitian dan jurnal ilmiah di luar negeri yang menyatakan ini,” lanjutnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Psikolog Anak dan Keluarga Irma Gustiana M.Psi menjelaskan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental supaya dapat mengontrol tingkat stres dan terhindar dari berbagai penyakit.

“Pada intinya, semua klaster emosi itu mau yang positif ataupun negatif, wajar dirasakan semua orang. Namun memang pada beberapa kasus emosi negatif yang lebih banyak dirasakan, terutama di kalangan anak maupun remaja. Untuk itu kita diharapkan bisa mengontrol emosi sehingga tidak menjadi pribadi yang lemah. Salah satunya dengan menjadi pribadi yang bahagia, harus sehat fisik dan psikis,” papar Irma.

“Beberapa remaja memiliki cara tersendiri dalam mengontrol emosinya yang sayangnya bisa berdampak buruk pada kesehatan. Misalkan melampiaskannya dengan makan makanan yang tinggi lemak, gula, dan garam. Hal ini justru bisa memicu penyakit degeneratif di usia muda seperti hipertensi,” lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!