Kemenkes Pastikan Antidote untuk Gagal Ginjal Akut Sudah Didistribusikan ke Sejumlah RS di Indonesia

Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:31 WIB
Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan, total ada 30 antidote fomepizole yang didatangkan secara bertahap dari Singapura. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih terus berupaya menangani kasus gagal ginjal misterius akut pada anak. Salah satu cara yang dilakukan adalah mendatangkan antidote fomepizole dari Singapura dan Australia.

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan, total ada 30 antidote fomepizole yang didatangkan secara bertahap dari Singapura.



"Sebanyak 20 tiba pada tanggal 10 dan 18 Oktober 2022 dimana digunakan untuk pengobatan pasien yang ada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Antidote fomepizole ini sebagai zat penawar yah," ujar Mohammad Syahril, dalam konferensi pers Update Gagal Ginjal Akut di Indonesia secara online, Kamis (27/10/2022).

Sementara 10 sisanya baru datang ke Indonesia hari ini. Nantinya 10 antidote fomepizole tersebut juga bakal didistribusikan ke rumah sakit rujukan pemerintah yang merawat pasien. Selain Singapura, antidote fomepizole juga didatangkan dari Australia.

Baca Juga: Antidote Fomepizole untuk Gagal Ginjal Akut Tidak Digunakan Terus Menerus, Ini Penjelasan Kemenkes

Mohammad Syahril menjelaskan, sebanyak 16 antidote fomepizole dari Australia sudah didistribusikan ke sejumlah rumah sakit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!