Ahli Toksikologi Sebut Kadar Cemaran EG dan DEG pada Cairan Vape Sangat Kecil

Senin, 07 November 2022 - 12:42 WIB
Shoim menjelaskan, cemaran EG dan DEG dalam obat sirup bisa muncul karena zat pelarut seperti propilen glikol dan gliserin. Kedua zat pelarut tersebut juga bisa digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan cairan untuk vape.

Kendati demikian, kadar cemarannya cenderung sangat rendah sehingga berdampak minim pada tubuh. "Kadar cemaran tentunya sangat kecil, misalnya hanya 1 persen," ujar Shoim, seperti dikutip dari pernyataan tertulisnya, Senin (7/11/2022).

"Kalau propilen glikol digunakan untuk vape, kadar cemaran EG dan DEG biasanya sangat kecil. Sehingga, efek sampingnya tidak signifikan. Toksisitas propilen glikol sangat rendah dan penggunaannya bukan hanya untuk obat. Ada pula untuk makanan, kosmetik, dan keperluan industri lainnya," jelas dia.

"Efek toksik cemaran EG dan DEG akan terjadi jika dosis yang dikonsumsi dalam jumlah besar. Kalau hanya sedikit sekali yang dikonsumsi, biasanya tidak akan muncul gejala," sambungnya.

Secara teori, kata dia, ada tiga tahapan toksisitas EG dan DEG pada tubuh. Pada 12 jam pertama, efeknya adalah mabuk seperti orang yang mengonsumsi etanol atau minuman keras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!