Ahli Toksikologi Sebut Kadar Cemaran EG dan DEG pada Cairan Vape Sangat Kecil

Senin, 07 November 2022 - 12:42 WIB
Kemudian, 12 jam berikutnya, muncul masalah pada pernapasan dan jantung. Kalau tidak segera mendapatkan penanganan atau setelah 24 jam, efeknya akan merusak ginjal.

"Kalau hanya dari vape yang jumlah cemarannya tidak seberapa, saya yakin risikonya rendah sekali. Kalau pun ada pencemaran paling tinggi 1% dan masuk ke dalam tubuh, tidak ada akan berefek," terangnya.

Sementara itu, hingga kini masih belum ada temuan kasus penyakit gangguan ginjal akut yang disebabkan rokok elektrik atau vape.

Baca juga: Rutin Konsumsi Daun Kelor Bisa Mencegah Bayi Lahir Stunting

"Kalau mau dikaitkan antara gagal ginjal akut dan vape, sekarang kasusnya ada atau tidak? Harus dimulai dulu dari sana, apakah kasus gagal ginjal akut pada pengguna vape pernah ditemukan atau tidak? Jadi, harus dimulai dulu pengamatannya dari sana," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!