Mengenal Bedah Bariatrik, Tindakan Medis yang Dapat Atasi Masalah Obesitas
Jum'at, 11 November 2022 - 19:20 WIB
Dokter spesialis bedah subspesialis bedah digestif RS Pondok Indah Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp. B, SubSp. BDig, menjelaskan saat ini sudah ada metode baru yang efektif untuk membantu menangani kasus obesitas, yakni bedah bariatrik.
“Bariatrik ini dapat menolong orang yang memiliki berat badan berlebih dengan cara memodifikasi saluran pencernaan supaya mengurangi penyerapan makanan dan rasa laparnya berkurang,” ujar dr Peter saat ditemui dalam acara Media Talkshow bertajuk ‘Bedah Bariatrik: Solusi Bebas Obesitas’, di Jakarta, Jumat (11/11/2022).
Dokter Peter menambahkan bedah bariatrik ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 50-an. Bedah bariatrik ada tiga metode yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi pasien, yakni sleeve gastrectomy, Roux en Y gastric bypass, dan single anastomosis duodeno-ileal bypass with sleeve gastrectomy (SADI).
Menurut dr Peter ketiga metode ini sama-sama memiliki hasil akhir penurunan berat badan karena adanya modifikasi saluran pencernaan pasien. Hal ini mempengaruhi pola makan dan penyerapan makanan dalam tubuh.
Baca Juga: Mengenal BESS, Teknik Bedah Minim Rasa Sakit untuk Nyeri Tulang Belakang
Tindakan bedah bariatrik diperuntukkan pada pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) di atas 35 tanpa komorbid atau IMT di atas 30 yang memiliki komorbid diabetes ataupun hipertensi, atau yang telah gagal menurunkan berat badan dengan perubahan gaya hidup.
“Bariatrik ini dapat menolong orang yang memiliki berat badan berlebih dengan cara memodifikasi saluran pencernaan supaya mengurangi penyerapan makanan dan rasa laparnya berkurang,” ujar dr Peter saat ditemui dalam acara Media Talkshow bertajuk ‘Bedah Bariatrik: Solusi Bebas Obesitas’, di Jakarta, Jumat (11/11/2022).
Dokter Peter menambahkan bedah bariatrik ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 50-an. Bedah bariatrik ada tiga metode yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi pasien, yakni sleeve gastrectomy, Roux en Y gastric bypass, dan single anastomosis duodeno-ileal bypass with sleeve gastrectomy (SADI).
Menurut dr Peter ketiga metode ini sama-sama memiliki hasil akhir penurunan berat badan karena adanya modifikasi saluran pencernaan pasien. Hal ini mempengaruhi pola makan dan penyerapan makanan dalam tubuh.
Baca Juga: Mengenal BESS, Teknik Bedah Minim Rasa Sakit untuk Nyeri Tulang Belakang
Tindakan bedah bariatrik diperuntukkan pada pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) di atas 35 tanpa komorbid atau IMT di atas 30 yang memiliki komorbid diabetes ataupun hipertensi, atau yang telah gagal menurunkan berat badan dengan perubahan gaya hidup.
Lihat Juga :