Pernah Menangis saat Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Minggu, 13 November 2022 - 06:31 WIB
Menangis saat tidur bukanlah hal yang aneh, tetapi tidak boleh diabaikan. Orang dewasa mungkin mengalami hal ini setelah mengalami peristiwa traumatis. Dan mereka mungkin ingin mencari konseling untuk membantu proses penyembuhan. Namun, pengasuh harus memantau pasien lanjut usia untuk menentukan apakah intervensi medis diperlukan.
Perhatikan apakah tangisan disertai dengan jenis rasa sakit atau ketidaknyamanan lainnya. Lakukan pemeriksaan profesional untuk infeksi saluran kemih, infeksi telinga, luka baring, dan kondisi stres lainnya. Terkadang, penyebab tangisan tidak pernah ditemukan, tetapi check-in rutin tetap diperlukan.
Mengapa Orang Menangis saat Tidur?
Menangis dalam tidur dapat disebabkan oleh mimpi buruk, teror tidur, dan terkadang Anda bahkan dapat menangis saat bermimpi.
Untuk yang terakhir, emosi ini sering terjadi ketika si pemimpi mengalami mimpi yang begitu intens, terasa nyata. Hal ini dapat dikaitkan dengan pikiran bahagia atau sedih. Sebaliknya, mimpi buruk bisa membuat stres dan kadang-kadang menyebabkan bangun menangis.
Permasalahan ini hanya membutuhkan perawatan ketika telah mengganggu kemampuan seseorang untuk tidur. Ini terjadi selama fase REM. Teror tidur terjadi tepat sebelum fase REM, dan si pemimpi mungkin tidak ingat apa yang terjadi setelah mereka sepenuhnya terbangun. Ini lebih serius, karena teror tidur memiliki akar penyebab yang sama dengan berjalan dalam tidur.
Penyebabnya bisa termasuk stres, cedera kepala, dan sleep apnea. Mungkin bermanfaat untuk berpartisipasi dalam studi tidur, seperti polisomnogram. Studi ini memantau aktivitas gelombang otak, dan dapat memetakan area otak yang digunakan orang yang tidur sebelum sebuah episode.
Perhatikan apakah tangisan disertai dengan jenis rasa sakit atau ketidaknyamanan lainnya. Lakukan pemeriksaan profesional untuk infeksi saluran kemih, infeksi telinga, luka baring, dan kondisi stres lainnya. Terkadang, penyebab tangisan tidak pernah ditemukan, tetapi check-in rutin tetap diperlukan.
Mengapa Orang Menangis saat Tidur?
Menangis dalam tidur dapat disebabkan oleh mimpi buruk, teror tidur, dan terkadang Anda bahkan dapat menangis saat bermimpi.
Untuk yang terakhir, emosi ini sering terjadi ketika si pemimpi mengalami mimpi yang begitu intens, terasa nyata. Hal ini dapat dikaitkan dengan pikiran bahagia atau sedih. Sebaliknya, mimpi buruk bisa membuat stres dan kadang-kadang menyebabkan bangun menangis.
Permasalahan ini hanya membutuhkan perawatan ketika telah mengganggu kemampuan seseorang untuk tidur. Ini terjadi selama fase REM. Teror tidur terjadi tepat sebelum fase REM, dan si pemimpi mungkin tidak ingat apa yang terjadi setelah mereka sepenuhnya terbangun. Ini lebih serius, karena teror tidur memiliki akar penyebab yang sama dengan berjalan dalam tidur.
Penyebabnya bisa termasuk stres, cedera kepala, dan sleep apnea. Mungkin bermanfaat untuk berpartisipasi dalam studi tidur, seperti polisomnogram. Studi ini memantau aktivitas gelombang otak, dan dapat memetakan area otak yang digunakan orang yang tidur sebelum sebuah episode.
Lihat Juga :