Menkes Budi Klaim GGA Sudah Selesai: Kasusnya Turun Drastis
Jum'at, 18 November 2022 - 19:38 WIB
Baca Juga: Anaknya Meninggal karena GGA, Orang Tua Korban: Tak Semua Pasien Berhasil dengan Antidote
Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Kemenkes dr Syahril, satu pasien meninggal sudah dalam kondisi stadium lanjut atau 3. Sementara itu, jumlah kasus yang dirawat berkurang satu yaitu 13 orang.
"Saat ini yang sembuh sudah ada, kita masih tercatat dari 27 provinsi dan saat ini yang dirawat tinggal 13. Sementara total kematian ada 200 orang dan yang sembuh ada 111 orang," jelas Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam Tea Time IDI Menjawab soal Update Terkini Gangguan Ginjal Akut pada Anak disiarkan di Instagram IDI, Jumat (18/11/2022).
Penyebab dari kasus GGA di Indonesia masih menjadi perhatian besar. Dugaan kuat saat ini, dilaporkan akibat intoksikasi zat berbahaya yaitu etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).
Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Kemenkes dr Syahril, satu pasien meninggal sudah dalam kondisi stadium lanjut atau 3. Sementara itu, jumlah kasus yang dirawat berkurang satu yaitu 13 orang.
"Saat ini yang sembuh sudah ada, kita masih tercatat dari 27 provinsi dan saat ini yang dirawat tinggal 13. Sementara total kematian ada 200 orang dan yang sembuh ada 111 orang," jelas Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam Tea Time IDI Menjawab soal Update Terkini Gangguan Ginjal Akut pada Anak disiarkan di Instagram IDI, Jumat (18/11/2022).
Penyebab dari kasus GGA di Indonesia masih menjadi perhatian besar. Dugaan kuat saat ini, dilaporkan akibat intoksikasi zat berbahaya yaitu etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).
(hri)
Lihat Juga :