Pekerja Ini Protes Dibayar Rp2 Miliar Setahun Hanya untuk Makan Siang dan Baca Koran
Minggu, 04 Desember 2022 - 18:08 WIB
Pembebastugasan itu pun akhirnya mencapai titik di mana dia sekarang menghabiskan sebagian besar waktu untuk makan siang dan membaca koran. Namun, Mills tetap mendapat gaji rutin setiap bulan.
"Saya membeli dua surat kabar, Times dan Independent, serta memakan sandwich. Saya pergi ke meja kerja saya, melihat email, namun tidak ada email terkait pekerjaan, tidak ada komunikasi dengan rekan kerja atau rekan bisnis," tutur Mills pada Komisi Hubungan Tempat Kerja Irlandia (WRC) seperti yang dikutip dari Odditycentral, Minggu (4/12/2022).
Mills bercerita, dirinya hanya duduk dan membaca koran kemudian makan sandwich. Setelah itu, sekitar pukul 10.30 waktu setempat, apabila ada email yang membutuhkan jawaban dia akan menjawabnya.
Kemudian, apabila ada pekerjaan terkait dengannya, Mills akan mengerjakan pekerjaan tersebut. Dia mengatakan, bila dia mendapat sesuatu yang mengharuskan untuk dikerjakan sekali dalam seminggu, dia akan senang, tapi kenyataannya tidak ada.
Mills mengaku bertanggung jawab atas anggaran modal sekitar USD261 juta dari tahun 2000 hingga krisis ekonomi pada 2007. Dia dipromosikan pada 2010, namun kariernya pada tahun 2013 mulai berantakan ketika dia diduga diintimidasi saat mengemban jabatan baru dan dipaksa mengambil cuti sakit selama tiga bulan.
Baca Juga: Viral! Majikan Jatuh Cinta pada Karyawan karena Rajin Salat, Kini Mualaf dan Menikah
"Saya membeli dua surat kabar, Times dan Independent, serta memakan sandwich. Saya pergi ke meja kerja saya, melihat email, namun tidak ada email terkait pekerjaan, tidak ada komunikasi dengan rekan kerja atau rekan bisnis," tutur Mills pada Komisi Hubungan Tempat Kerja Irlandia (WRC) seperti yang dikutip dari Odditycentral, Minggu (4/12/2022).
Mills bercerita, dirinya hanya duduk dan membaca koran kemudian makan sandwich. Setelah itu, sekitar pukul 10.30 waktu setempat, apabila ada email yang membutuhkan jawaban dia akan menjawabnya.
Kemudian, apabila ada pekerjaan terkait dengannya, Mills akan mengerjakan pekerjaan tersebut. Dia mengatakan, bila dia mendapat sesuatu yang mengharuskan untuk dikerjakan sekali dalam seminggu, dia akan senang, tapi kenyataannya tidak ada.
Mills mengaku bertanggung jawab atas anggaran modal sekitar USD261 juta dari tahun 2000 hingga krisis ekonomi pada 2007. Dia dipromosikan pada 2010, namun kariernya pada tahun 2013 mulai berantakan ketika dia diduga diintimidasi saat mengemban jabatan baru dan dipaksa mengambil cuti sakit selama tiga bulan.
Baca Juga: Viral! Majikan Jatuh Cinta pada Karyawan karena Rajin Salat, Kini Mualaf dan Menikah
Lihat Juga :