Batik Parang Kurang Etis Dipakai di Pernikahan, Motif Sekar Jagad Bisa Jadi Pilihan

Sabtu, 10 Desember 2022 - 10:04 WIB
"Begitu istimewa dan agungnya motif parang, membuat motif ini tidak cocok untuk acara-acara perayaan seperti nikahan. Makanya, motif parang tidak cocok untuk kondangan," ungkap Agnes, Sabtu (10/12/2022).

Ini berkaitan juga dengan aura yang terpancar dari motif parang itu sendiri. "Parang itu beraura pemimpin, yang mengemban tanggung jawab pada rakyat, ini tidak sefrekuensi dengan perayaan suka cita pernikahan," terang Agnes.

Lantas, kapan motif parang biasanya dipakai raja? Menurut Agnes, motif parang biasanya dipakai raja di acara-acara resmi berkaitan dengan tugas resmi keratonan, misalnya saat menerima tamu pemerintah dan acara sejenisnya.

"Saat acara Jumenengan Sultan Hamengkubuwono X, beliau mengenakan Parang Barong, jenis parang terbesar yang ada," terangnya.

Sementara, untuk acara seperti pernikahan, motif apa yang cocok dikenakan? Agnes pun merekomendasikan motif Sekar Jagad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!