Bikin Gebrakan di Usia 50 Tahun, God Bless Rilis Single Semesta
Minggu, 18 Desember 2022 - 10:50 WIB
Baca Juga: God Bless Garap Film Dokumenter, Abadikan 50 Tahun Berkarya di Industri Musik Tanah Air
"Hidup adalah ruang waktu sangat singkat yang harus diisi segala hal yang bermanfaat. Dalam frasa sederhana, 'Semesta' berisikan intisari suka-duka perjuangan para musisi yang pernah dan sedang berada di pusaran karir God Bless," kata Ali Akbar di sela sela peluncuran single Semesta diMelodia Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Menariknya, lagu 'Semesta' ini tidak masuk ke dalam album terbaru God Bless yang akan digarap di tahun 2023 mendatang. Hal menarik lainnya dimana melalui single ini, pertama kali, God Bless akan mulai merambah ke dunia web3 dengan meluncurkan FMA (Fractional Music Asset) perdananya, berkolaborasi dengan Netra, platform royalty-sharing FMA musik pertama yang memanfaatkan teknologi blockchain di Asia.
Dengan adanya teknologi FMA memungkinkan musisi Indonesia maupun internasional dapat menawarkan kepemilikan dan hak royalti atas karya musik mereka dalam bentuk aset digital ke para penggemarnya.
Kelak pemilik FMA single “Semesta” akan turut mendapat royalti, karena Netra juga menawarkan sistem royalty sharing atau “listen-to-earn”, di mana pemilik FMA akan dibayar setiap kali ada yang mendengarkan lagu tersebut.“FMA merupakan format music kekinian yang sangat menantang,” kata Fajar Satritama Drummer God Bless
"Hidup adalah ruang waktu sangat singkat yang harus diisi segala hal yang bermanfaat. Dalam frasa sederhana, 'Semesta' berisikan intisari suka-duka perjuangan para musisi yang pernah dan sedang berada di pusaran karir God Bless," kata Ali Akbar di sela sela peluncuran single Semesta diMelodia Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Menariknya, lagu 'Semesta' ini tidak masuk ke dalam album terbaru God Bless yang akan digarap di tahun 2023 mendatang. Hal menarik lainnya dimana melalui single ini, pertama kali, God Bless akan mulai merambah ke dunia web3 dengan meluncurkan FMA (Fractional Music Asset) perdananya, berkolaborasi dengan Netra, platform royalty-sharing FMA musik pertama yang memanfaatkan teknologi blockchain di Asia.
Dengan adanya teknologi FMA memungkinkan musisi Indonesia maupun internasional dapat menawarkan kepemilikan dan hak royalti atas karya musik mereka dalam bentuk aset digital ke para penggemarnya.
Kelak pemilik FMA single “Semesta” akan turut mendapat royalti, karena Netra juga menawarkan sistem royalty sharing atau “listen-to-earn”, di mana pemilik FMA akan dibayar setiap kali ada yang mendengarkan lagu tersebut.“FMA merupakan format music kekinian yang sangat menantang,” kata Fajar Satritama Drummer God Bless
Lihat Juga :