Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul setelah Penerbangan Jarak Jauh
Selasa, 20 Desember 2022 - 14:25 WIB
Foto: Doc. Prodia
Bepergian ke luar negeri baik untuk melakukan perjalanan bisnis, ibadah, atau liburan. Tentu saja menjadi momen yang sangat dinantikan. Namun, akan menjadi menyebalkan apabila sesampainya di negara tujuan atau saat kembali ke tanah air, kita malah jatuh sakit lantaran tubuh yang membutuhkan penyesuaian ketika berada di tempat asing.
Penerbangan jarak jauh dengan durasi lebih dari enam jam membuat tubuh yang biasanya melakukan aktivitas di darat, harus menyesuaikan ketika berada di tempat dengan ruang gerak terbatas, seperti di pesawat. Selain itu, turbulensi dan tekanan udara yang berbeda dalam kabin pesawat dapat menimbulkan trauma pada telinga, mual, dan rasa tidak nyaman yang dapat memicu stres.
Permasalahan yang umumnya muncul setelah perjalanan jauh adalah jet-lag. Namun, masih ada risiko lain yang mungkin terjadi seperti deep vein thrombosis atau pembekuan darah pada kaki, dehidrasi, dan gangguan saluran kemih. Untuk itu, pemeriksaan kesehatan setelah melakukan penerbangan jarak jauh sangat penting dilakukan, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penggumpalan darah atau kelainan darah lainnya.
Bagi Anda yang tidak memiliki riwayat atau gejala lainnya, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan setelah melakukan penerbangan jarak jauh, agar tubuh bugar untuk kembali beraktivitas. Pemeriksaan kesehatan ini juga bermanfaat apabila jika ditemukan suatu risiko penyakit tertentu, Anda dapat dengan lebih cepat melakukan pencegahan. Karena, umumnya masalah kesehatan tersebut tidak menunjukkan gejala, sehingga diperlukan pemeriksaan lab untuk memastikannya.
Penerbangan jarak jauh dengan durasi lebih dari enam jam membuat tubuh yang biasanya melakukan aktivitas di darat, harus menyesuaikan ketika berada di tempat dengan ruang gerak terbatas, seperti di pesawat. Selain itu, turbulensi dan tekanan udara yang berbeda dalam kabin pesawat dapat menimbulkan trauma pada telinga, mual, dan rasa tidak nyaman yang dapat memicu stres.
Permasalahan yang umumnya muncul setelah perjalanan jauh adalah jet-lag. Namun, masih ada risiko lain yang mungkin terjadi seperti deep vein thrombosis atau pembekuan darah pada kaki, dehidrasi, dan gangguan saluran kemih. Untuk itu, pemeriksaan kesehatan setelah melakukan penerbangan jarak jauh sangat penting dilakukan, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penggumpalan darah atau kelainan darah lainnya.
Bagi Anda yang tidak memiliki riwayat atau gejala lainnya, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan setelah melakukan penerbangan jarak jauh, agar tubuh bugar untuk kembali beraktivitas. Pemeriksaan kesehatan ini juga bermanfaat apabila jika ditemukan suatu risiko penyakit tertentu, Anda dapat dengan lebih cepat melakukan pencegahan. Karena, umumnya masalah kesehatan tersebut tidak menunjukkan gejala, sehingga diperlukan pemeriksaan lab untuk memastikannya.
Lihat Juga :