Apakah Pola Makan Pengaruhi Sistem Imun Tubuh? Ini Penjelasan Ahli

Rabu, 21 Desember 2022 - 11:17 WIB
Gula juga memiliki kemampuan untuk membentuk ikatan glikasi (ikatan antara gula dan kolagen) yang bakal menghalangi vitamin C masuk ke dalam sel, sehingga sel tubuh mudah mengalami serangan radikal bebas.

Selain itu, gula ternyata juga sangat disukai oleh mikroba patogen yang merusak. Sebab gula merupakan makanan bagi mikroba patogen di dalam usus, sehingga jumlahnya bisa meningkat dan akan menekan mikrobiota yang bersifat positif.

"Kita sudah sangat paham bahwa di usus ada dua mikroba, yaitu patogen dan mikrobiota. Keduanya hidup berdampingan. Jika mikrobiota di dalam tubuh proporsinya 70 persen dan patogen 30 persen, itu baik. Tapi kalau sebaliknya, maka sangat mudah bagi tubuh mengalami infeksi," papar DR. Rita.

Baca Juga: Pola Makan sehat Bisa Melindungi Diri dari Covid-19



"Jadi kalau makan gula berlebih, mikroba patogen akan semakin banyak," tandasnya.

Untuk itu, batasi asupan gula Anda. Batas konsumsi gula adalah dua sendok makan atau 26 gram per hari.

Selain gula, garam atau natrium berlebih juga bisa memengaruhi sistem imunitas. Garam yang masuk ke tubuh secara alami akan disaring oleh ginjal dan kelebihannya dieksresikan dalam urin.

"Ginjal memiliki sensor natrium klorida yang mengaktifkan fungsi eksresi garam. Ketika kita makan makanan tinggi garam, sensor ini akan bekerja untuk mengurangi kelebihan natrium. Tapi, ketika garam yang masuk berlebih, maka akan memicu terbentuknya zat lain yaitu glukokortikoid sehingga terjadi penumpukan. Ketika glukokortikoid menumpuk, maka fungsi granulosit terhambat," terang DR. Rita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!