Prospek Profesi Desainer Grafis, Tak Cuma Dibutuhkan Perusahaan Media
Selasa, 03 Januari 2023 - 08:48 WIB
Seorang graphic designer bertanggung jawab atas tampilan pada media promosi suatu produk. Tugasnya menyampaikan informasi mengenai suatu produk secara menarik dengan mengakomodasi keinginan klien. Graphic designer tidak hanya bisa berkarier di media, tapi bisa juga di berbagai industri.
Founder Komunitas Desain Grafis Sigit Prasetya mengungkapkan, lantaran prospek profesi desainer grafis menggiurkan itulah yang membuatnya memutuskan menggeluti profesi tersebut, meskipun sebelumnya sempat kerja kantoran.
Sigit lantas menceritakan awal dirinya bisa bekerja sebagai seorang desainer grafis di empat perusahaan sekaligus.
“Sebenernya saya desain grafis kantoran dulu. Saya dulu kerja di Kelapa Gading. Terus karena bosan kayaknya tiap hari pulang kerja karena rumah jauh kan dari Bekasi ke Kelapa Gading, terus saya iseng-iseng bikin desain-desain gitu, kok banyak yang order. Akhirnya ya udah saya coba bikin sampe jam 12 malem,” tutur Sigit dalam Podcast Aksi Nyata di kanal YouTube Partai Perindo, Senin (2/1/2023).
“Terus habis itu karena orderan banyak, jadi saya akhirnya resign dari kantor sana. Tapi karena nggak dibolehin, akhirnya saya freeleance. Saya kerjain full kerjaan kantor dari rumah, tapi gajinya tetap dibayar tiap bulan. Terus ya udah saya nyari perusahaan lain lagi sampai kerja di empat perusahaan,” lanjutnya.
Baca Juga: 10 Universitas dengan Jurusan Desain Grafis Terbaik di Indonesia, Ini Daftarnya
Founder Komunitas Desain Grafis Sigit Prasetya mengungkapkan, lantaran prospek profesi desainer grafis menggiurkan itulah yang membuatnya memutuskan menggeluti profesi tersebut, meskipun sebelumnya sempat kerja kantoran.
Sigit lantas menceritakan awal dirinya bisa bekerja sebagai seorang desainer grafis di empat perusahaan sekaligus.
“Sebenernya saya desain grafis kantoran dulu. Saya dulu kerja di Kelapa Gading. Terus karena bosan kayaknya tiap hari pulang kerja karena rumah jauh kan dari Bekasi ke Kelapa Gading, terus saya iseng-iseng bikin desain-desain gitu, kok banyak yang order. Akhirnya ya udah saya coba bikin sampe jam 12 malem,” tutur Sigit dalam Podcast Aksi Nyata di kanal YouTube Partai Perindo, Senin (2/1/2023).
“Terus habis itu karena orderan banyak, jadi saya akhirnya resign dari kantor sana. Tapi karena nggak dibolehin, akhirnya saya freeleance. Saya kerjain full kerjaan kantor dari rumah, tapi gajinya tetap dibayar tiap bulan. Terus ya udah saya nyari perusahaan lain lagi sampai kerja di empat perusahaan,” lanjutnya.
Baca Juga: 10 Universitas dengan Jurusan Desain Grafis Terbaik di Indonesia, Ini Daftarnya
Lihat Juga :