Studi: Tingkat Kematian Milenial karena Stroke Lebih Tinggi Dibandingkan Generasi X
Minggu, 15 Januari 2023 - 23:40 WIB
Sementara itu, Dr. Atif Zafar, seorang ahli saraf telestroke dan direktur medis dari program stroke di Rumah Sakit St. Michael di Toronto mengatakan, generasi milenial mungkin tidak selalu mendapatkan perawatan medis yang mereka butuhkan.
Penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa hanya 65 persen generasi milenial yang memiliki dokter perawatan primer, dibanding dengan 82 persen baby boomer dan 74 persen generasi X.
Selain itu, generasi milenial juga menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
"Ketika kehidupan dan pekerjaan menjadi lebih menuntut karena teknologi serta meningkatnya efisiensi di dunia, kaum milenial memiliki lebih sedikit waktu untuk diri sendiri, dan karenanya kesehatan pribadi mereka terganggu," jelas Zafar.
Kemudian, Ananth mencatat, bahwa stres kemungkinan merupakan kontributor peningkatan kematian terkait stroke di kalangan milenial. Tapi, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah pemicu stres baru akibat dunia yang berubah sebagai risiko potensial.
Penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa hanya 65 persen generasi milenial yang memiliki dokter perawatan primer, dibanding dengan 82 persen baby boomer dan 74 persen generasi X.
Selain itu, generasi milenial juga menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
"Ketika kehidupan dan pekerjaan menjadi lebih menuntut karena teknologi serta meningkatnya efisiensi di dunia, kaum milenial memiliki lebih sedikit waktu untuk diri sendiri, dan karenanya kesehatan pribadi mereka terganggu," jelas Zafar.
Kemudian, Ananth mencatat, bahwa stres kemungkinan merupakan kontributor peningkatan kematian terkait stroke di kalangan milenial. Tapi, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah pemicu stres baru akibat dunia yang berubah sebagai risiko potensial.
(tsa)
Lihat Juga :