Perlu Dilakukan Pendekatan Berbeda untuk Tekan Prevalensi Merokok
Senin, 23 Januari 2023 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
"Keberhasilan Inggris, Jepang, dan Swedia dalam mengurangi prevalensi merokok dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Indonesia untuk menerapkan strategi serupa sebagai pelengkap dari berbagai program yang telah dijalankan selama ini. Kehadiran produk tembakau alternatif dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat," papar Dimas, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/1/2023).
Berdasarkan hasil sejumlah kajian ilmiah, produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah karena tidak melalui proses pembakaran. Dengan tanpa proses pembakaran, produk tembakau alternatif tidak menghasilkan asap yang mengandung TAR yang bisa memicu berbagai penyakit berbahaya bagi penggunanya.
Menurut Dimas, sebagai langkah awal dalam pemanfaatan produk tembakau alternatif, pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait, seperti kementerian/lembaga, perguruan tinggi, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas perlu memberikan edukasi bagi masyarakat, khususnya perokok dewasa, mengenai informasi yang akurat tentang produk tersebut.
Baca juga: Bukan Hanya Diet, Ini Beragam Manfaat Puasa buat Kesehatan Tubuh
"Masih banyak misinformasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih tinggi daripada rokok. Hal ini salah. Faktanya, karena tidak melalui proses pembakaran, produk tembakau alternatif tidak menghasilkan asap dan memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok," ujar dia.
Berdasarkan hasil sejumlah kajian ilmiah, produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah karena tidak melalui proses pembakaran. Dengan tanpa proses pembakaran, produk tembakau alternatif tidak menghasilkan asap yang mengandung TAR yang bisa memicu berbagai penyakit berbahaya bagi penggunanya.
Menurut Dimas, sebagai langkah awal dalam pemanfaatan produk tembakau alternatif, pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait, seperti kementerian/lembaga, perguruan tinggi, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas perlu memberikan edukasi bagi masyarakat, khususnya perokok dewasa, mengenai informasi yang akurat tentang produk tersebut.
Baca juga: Bukan Hanya Diet, Ini Beragam Manfaat Puasa buat Kesehatan Tubuh
"Masih banyak misinformasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih tinggi daripada rokok. Hal ini salah. Faktanya, karena tidak melalui proses pembakaran, produk tembakau alternatif tidak menghasilkan asap dan memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok," ujar dia.
(nug)
Lihat Juga :