SF-ITB: Hasil Riset Tunjukkan Produk Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko daripada Rokok
Kamis, 02 Februari 2023 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau dipikir sederhana secara logika, tentu saja dengan dipanaskan seharusnya lebih sedikit komponen zat berbahaya dan berpotensi berbahaya yang terbentuk secara kualitatif, jenis, maupun kuantitatif kadarnya,” papar Prof. Emran.
Hasil kajian SF-ITB tersebut selaras dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kesehatan yang kredibel di dunia, termasuk Public Health England dan UK Committee on Toxicology (COT), bagian dari Food Standards Agency, yang menyimpulkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki profil risiko 90-95 persen lebih rendah daripada rokok.
Dengan berbagai hasil kajian ilmiah tersebut, Prof. Emran mengajak pemerintah dan pemangku kepentingan terkait lain untuk turut mengkaji produk tembakau alternatif bersama para akademisi, pelaku industri, asosiasi, hingga konsumen. Hasil dari kajian itu akan sangat membantu meluruskan disinformasi terhadap produk ini.
“Nantinya, kajian ilmiah bisa menjadi informasi komprehensif bagi publik, terutama perokok dewasa, untuk menurunkan prevalensi merokok sehingga kesehatan masyarakat semakin baik,” kata dia.
Hasil kajian SF-ITB tersebut selaras dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kesehatan yang kredibel di dunia, termasuk Public Health England dan UK Committee on Toxicology (COT), bagian dari Food Standards Agency, yang menyimpulkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki profil risiko 90-95 persen lebih rendah daripada rokok.
Dengan berbagai hasil kajian ilmiah tersebut, Prof. Emran mengajak pemerintah dan pemangku kepentingan terkait lain untuk turut mengkaji produk tembakau alternatif bersama para akademisi, pelaku industri, asosiasi, hingga konsumen. Hasil dari kajian itu akan sangat membantu meluruskan disinformasi terhadap produk ini.
“Nantinya, kajian ilmiah bisa menjadi informasi komprehensif bagi publik, terutama perokok dewasa, untuk menurunkan prevalensi merokok sehingga kesehatan masyarakat semakin baik,” kata dia.
(tsa)
Lihat Juga :