Virus Corona Dapat Menyebabkan Stroke Mendadak pada Usia Muda
Selasa, 28 April 2020 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Mengingat bahwa pasien-pasien ini yang mengalami stroke mendadak tidak memiliki riwayat medis mengenai kondisinya, juga tidak memiliki gejala COVID-19 yang parah, kemungkinan stroke mereka dipicu atau disebabkan karena kesehatan mental yang buruk.
Dilansir dari Times Now News, menurut sebuah studi yang dipresentasikan di International Stroke Conference 2017, penyakit mental seperti kecemasan, depresi, PTSD dan lainnya, memiliki hubungan dengan peningkatan risiko stroke.
Adapun kesehatan mental yang buruk telah dilaporkan terjadi karena pandemi. Di mana orang-orang merasa terbebani dengan informasi di sekitar mereka, dan juga ketidakpastian virus corona dalam kehidupan mereka. Laporan menunjukkan bahwa orang yang pernah mengalami masalah kesehatan mental di masa lalu telah melihat gejala mereka muncul kembali, sementara orang yang belum pernah mengalami masalah kesehatan mental melaporkan perasaan stres, kecemasan, keputusasaan, insomnia.
Pikiran dan tubuh terhubung. Kesehatan fisik memiliki implikasi pada kesehatan mental dan sebaliknya. Sangat penting untuk memastikan bahwa tubuh dan pikiran tetap sehat, untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Pola makan yang sehat, olahraga, perhatian, dan berlatih syukur bisa sangat membantu, terutama dalam masa-masa seperti saat ini.
Dilansir dari Times Now News, menurut sebuah studi yang dipresentasikan di International Stroke Conference 2017, penyakit mental seperti kecemasan, depresi, PTSD dan lainnya, memiliki hubungan dengan peningkatan risiko stroke.
Adapun kesehatan mental yang buruk telah dilaporkan terjadi karena pandemi. Di mana orang-orang merasa terbebani dengan informasi di sekitar mereka, dan juga ketidakpastian virus corona dalam kehidupan mereka. Laporan menunjukkan bahwa orang yang pernah mengalami masalah kesehatan mental di masa lalu telah melihat gejala mereka muncul kembali, sementara orang yang belum pernah mengalami masalah kesehatan mental melaporkan perasaan stres, kecemasan, keputusasaan, insomnia.
Pikiran dan tubuh terhubung. Kesehatan fisik memiliki implikasi pada kesehatan mental dan sebaliknya. Sangat penting untuk memastikan bahwa tubuh dan pikiran tetap sehat, untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Pola makan yang sehat, olahraga, perhatian, dan berlatih syukur bisa sangat membantu, terutama dalam masa-masa seperti saat ini.
(tdy)
Lihat Juga :