ChildFund Luncurkan Kampanye #WebSafeAndWise untuk Ciptakan Ruang Daring Lebih Aman bagi Anak-Anak di Asia Pasifik

Rabu, 08 Februari 2023 - 01:27 WIB
loading...
ChildFund Luncurkan...
ChildFund meluncurkan kampanye regional keselamatan anak online #WebSafeAndWise - creating a better digital world with children secara serentak se-Asia Pasifik pada Selasa (7/2/2023). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - ChildFund meluncurkan kampanye keselamatan anak online #WebSafeAndWise - creating a better digital world with children di Asia Pasifik pada Selasa (7/2/2023). Inisiatif ini berfokus pada penanganan risiko yang muncul di lingkungan digital sambil memberdayakan anak-anak dan remaja untuk menjadi warga digital yang efektif.

Anak-anak di Asia termasuk yang paling online di dunia. Penelitian di Asia Tenggara tentang pelecehan seksual anak secara online yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa sebanyak 92% anak Indonesia berusia antara 12-17 tahun melaporkan penggunaan internet secara rutin.

Di Indonesia, ChildFund melakukan survei tentang perundungan serta eksploitasi dan pelecehan seksual online terhadap 1.610 siswa SMA dan mahasiswa di empat provinsi. Hasilnya ditemukan 6 dari 10 anak muda pernah mengalami perundungan online hanya dalam tiga bulan terakhir.

Baik anak laki-laki maupun perempuan berisiko menjadi korban, tetapi anak perempuan lebih terpengaruh.

“Jumlah anak dan remaja yang menjadi korban perundungan online di Indonesia sangat mencengangkan. Eksploitasi dan pelecehan seksual anak online dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik serta mental anak-anak. Dengan peluncuran kampanye #WebSafeAndWise di Indonesia, kami menyasar isu perundungan dan viktimisasi online serta melatih anak-anak dan remaja untuk menavigasi kehidupan online mereka dengan aman,” papar Hanneke Oudkerk, Country Director ChildFund Indonesia.

Kampanye #WebSafeAndWise ChildFund sejalan dengan Deklarasi ASEAN untuk Perlindungan Anak dari segala bentuk eksploitasi dan penyalahgunaan online, yang secara khusus ditujukan untuk mempromosikan pendidikan tingkat nasional tentang keamanan anak online.

“Ekspansi yang cepat dalam teknologi digital membuat anak-anak semakin rentan akan ancaman terhadap keselamatan dan keamanan online mereka,” kata Wanchai Roujanavong, Perwakilan Thailand untuk Hak Anak pada Komisi untuk Perempuan dan Anak ASEAN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Terwujudnya Keamanan...
Dorong Terwujudnya Keamanan Berinternet Anak, ChildFund Indonesia Gaungkan Swipe Safe di Momen CFD Jakarta
Peran Orang Tua Memproteksi...
Peran Orang Tua Memproteksi Anak dari Konten Negatif
5 Kebiasaan Digital...
5 Kebiasaan Digital yang Harus Dilakukan di Awal 2023
Rich Brian Ramaikan...
Rich Brian Ramaikan Challenge Hastag di Instagram Rells
Jaringan Internet Cepat...
Jaringan Internet Cepat dan Stabil Jangkau Pangkal Pinang
Rekomendasi
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved