Pengobatan Kanker Bersifat Personal, Tergantung Diagnosa
Kamis, 16 Juli 2020 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Dr. Farida menyarankan agar pasien kritis terhadap dokter mengenai penyakitnya, misalkan jika tidak ingin payudaranya diangkat maka bicarakan dengan dokter. “Dokter jadi bisa tahu apa keinginan pasien dan bisa mengusahakan agar hanya diangkat sebagian misalnya,” imbuhnya. (Baca juga: Zidane: saya Teriak karena real Madrid Sedang Menderita)
Bagi para penyintas kanker payudara khususnya, dr. Farida menganjurkan agar menjaga berat badan ideal untuk menekan risiko kekambuhan. Berat badan ideal bisa dilihat dari Indeks Massa Tubuh (IMT). Idealnya orang Asia dibawah 23 IMTnya.
Selain itu usahakan olahraga teratur seminggu lima kali dengan intensitas sedang. Untuk makanan, sebenarnya tidak ada pantangan. Penelitian juga tidak membuktikan bahwa makanan berpengaruh langsung ke penyakit kanker selama makanan yang diasup adalah makanan sehat. Ia juga menyinggung bahwa pengobatan kanker seakan berpacu dengan waktu. Jika pengobatan terlambat maka bisa berakibat fatal. (Lihat videonya: Tak Hanya HH, Sejumlah Selebritas Ini JUga Pernah Terlibat Prostitusi Online)
Kebanyakan pasien memilih pengobatan alternatif dulu hingga akhirnya stadiumnya sudah lanjut. Padahal pengobatan medis sudah diuji klinis melewati tiga fase pengujian. Bahkan beberapa obat kemoterapi pun menggunakan herbal yang sudah diekstrak. “Ingat jangan ragu untuk bersifat terbuka dan mau diskusi dengan dokter. Karena pengobatan kanker saat ini bukan hanya untuk menghilangkan kanker saja tapi berusaha agar kualitas hidup tetap baik,” pungkasnya. (Sri Noviarni)
Bagi para penyintas kanker payudara khususnya, dr. Farida menganjurkan agar menjaga berat badan ideal untuk menekan risiko kekambuhan. Berat badan ideal bisa dilihat dari Indeks Massa Tubuh (IMT). Idealnya orang Asia dibawah 23 IMTnya.
Selain itu usahakan olahraga teratur seminggu lima kali dengan intensitas sedang. Untuk makanan, sebenarnya tidak ada pantangan. Penelitian juga tidak membuktikan bahwa makanan berpengaruh langsung ke penyakit kanker selama makanan yang diasup adalah makanan sehat. Ia juga menyinggung bahwa pengobatan kanker seakan berpacu dengan waktu. Jika pengobatan terlambat maka bisa berakibat fatal. (Lihat videonya: Tak Hanya HH, Sejumlah Selebritas Ini JUga Pernah Terlibat Prostitusi Online)
Kebanyakan pasien memilih pengobatan alternatif dulu hingga akhirnya stadiumnya sudah lanjut. Padahal pengobatan medis sudah diuji klinis melewati tiga fase pengujian. Bahkan beberapa obat kemoterapi pun menggunakan herbal yang sudah diekstrak. “Ingat jangan ragu untuk bersifat terbuka dan mau diskusi dengan dokter. Karena pengobatan kanker saat ini bukan hanya untuk menghilangkan kanker saja tapi berusaha agar kualitas hidup tetap baik,” pungkasnya. (Sri Noviarni)
(ysw)
Lihat Juga :