5 Penyakit Silent Killer yang Harus Diwaspadai, Jarang Menunjukkan Gejala
Sabtu, 25 Februari 2023 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
4. Kanker
Kanker adalah penyakit silent killer yang mengancam jiwa. Yang membuatnya memprihatinkan adalah sebagian besar kanker, termasuk kanker payudara, kanker serviks, kanker kolorektal, kanker ovarium dan kanker paru-paru, jarang menunjukkan gejala.
Penyakit ini hanya terdeteksi atau dikonfirmasi melalui skrining, yang merupakan alat penting untuk mencegah kanker dan membuat diagnosis dini. Tergantung pada lokasi kanker, prosedur perawatan dapat dimulai.
Baca Juga: 6 Jenis Olahraga untuk Penderita Kolesterol dan Diabetes yang Aman Dilakukan
5. Penyakit Hati Berlemak
Penyakit hati berlemak dapat terdiri dari dua jenis yaitu penyakit hati berlemak non alkohol (NAFLD) dan penyakit hati berlemak alkoholik, juga disebut steatohepatitis alkoholik. NAFLD adalah jenis perlemakan hati yang tidak berhubungan dengan konsumsi alkohol, sedangkan AFLD terjadi karena penggunaan alkohol berat.
Penyakit silent killer ini berkembang secara bertahap, itulah sebabnya tidak memanifestasikan dalam bentuk gejala. Di mana pasien tidak mengalami gejala atau tanda-tanda lainnya.
Kanker adalah penyakit silent killer yang mengancam jiwa. Yang membuatnya memprihatinkan adalah sebagian besar kanker, termasuk kanker payudara, kanker serviks, kanker kolorektal, kanker ovarium dan kanker paru-paru, jarang menunjukkan gejala.
Penyakit ini hanya terdeteksi atau dikonfirmasi melalui skrining, yang merupakan alat penting untuk mencegah kanker dan membuat diagnosis dini. Tergantung pada lokasi kanker, prosedur perawatan dapat dimulai.
Baca Juga: 6 Jenis Olahraga untuk Penderita Kolesterol dan Diabetes yang Aman Dilakukan
5. Penyakit Hati Berlemak
Penyakit hati berlemak dapat terdiri dari dua jenis yaitu penyakit hati berlemak non alkohol (NAFLD) dan penyakit hati berlemak alkoholik, juga disebut steatohepatitis alkoholik. NAFLD adalah jenis perlemakan hati yang tidak berhubungan dengan konsumsi alkohol, sedangkan AFLD terjadi karena penggunaan alkohol berat.
Penyakit silent killer ini berkembang secara bertahap, itulah sebabnya tidak memanifestasikan dalam bentuk gejala. Di mana pasien tidak mengalami gejala atau tanda-tanda lainnya.
(dra)
Lihat Juga :