Rayakan Satu Dekade SFA, The Pacific Shore Hadirkan Karya 6 Desainer di IFW 2023
Minggu, 26 Februari 2023 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Kedua ada Giska Praditya dengan labelnya Khanza Maryam, yang sudah tidak asing lagi di industri fashion, salah satu brand modestwear syari’i yang terkenal dengan keindahan motif printing dan siluet elegan dalam setiap koleksinya. Gaun-gaun Khanza membawa imajinasi kepada kekayaan kepulauan Indonesia yang mempesona.
Ketiga Itha Dantjie, dengan koleksi Ready-to-Wear yang apik dengan kombinasi kain khas Gorontalo dan styling aksesoris yang menarik, menjadi daya pikat tersendiri.
Lalu keempat ada Lita Kusuma, dengan koleksi Ready-to-Wear Chic yang menggabungkan antara efek draperi, kombinasi dengan kain Karawo khas Gorontalo, dan kreasi tekstil yang menambah kecantikan dari koleksi tersebut. Koleksi Lita diluncurkan untuk wanita yang berkelas namun menyukai citra diri yang unik dari busana yang dipakainya.
Kemudian desainer kelima ada Livina Mirwadi, dengan koleksi Ready-to-Wear Creature, di mana highlight dari koleksi ini adalah siluet outer yang dibuat unik dan menyerupai derai ombak sesuai dengan tema dari The Pacific Shore - serta dipadu padangkan dengan kain Karawo khas Gorontalo.
Terakhir Eka Adrianie, dengan koleksi Fashion Eksperimental yang menjadi ciri khas-nya. Perpaduan kain Karawo khas Gorontalo, dengan teknik manipulasi tekstil seperti lipit - lipit lampion, raw-edge finishing, dan detail menarik lainnya. Eka begitu kreatif mengolah kreasinya sehingga menjadi busanayang extra ordinary.
Ketiga Itha Dantjie, dengan koleksi Ready-to-Wear yang apik dengan kombinasi kain khas Gorontalo dan styling aksesoris yang menarik, menjadi daya pikat tersendiri.
Lalu keempat ada Lita Kusuma, dengan koleksi Ready-to-Wear Chic yang menggabungkan antara efek draperi, kombinasi dengan kain Karawo khas Gorontalo, dan kreasi tekstil yang menambah kecantikan dari koleksi tersebut. Koleksi Lita diluncurkan untuk wanita yang berkelas namun menyukai citra diri yang unik dari busana yang dipakainya.
Kemudian desainer kelima ada Livina Mirwadi, dengan koleksi Ready-to-Wear Creature, di mana highlight dari koleksi ini adalah siluet outer yang dibuat unik dan menyerupai derai ombak sesuai dengan tema dari The Pacific Shore - serta dipadu padangkan dengan kain Karawo khas Gorontalo.
Terakhir Eka Adrianie, dengan koleksi Fashion Eksperimental yang menjadi ciri khas-nya. Perpaduan kain Karawo khas Gorontalo, dengan teknik manipulasi tekstil seperti lipit - lipit lampion, raw-edge finishing, dan detail menarik lainnya. Eka begitu kreatif mengolah kreasinya sehingga menjadi busanayang extra ordinary.
Lihat Juga :